Skripsi
Pengaruh penggunaan 9power terhadap daya pada sepeda motor / Jihan Jannata Abdullah
Abstrak
ABSTRAK Abdullah Jihan Jannata. 2015. Pengaruh Penggunaan Elektromagnetik Magnesium terhadap Daya pada Sepeda Motor. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Drs. Partono M.Pd. (II) Drs. H. Sumarli M.Pd. M.T. Kata kunci koil standar kabel koil 9power sistem pengapian daya sepeda motor Performa mesin standar yang dirasa kurang maksimal membuat banyak dari sebagian masyarakat yang memutuskan untuk mengaplikasikanproduk-produk aftermarket untuk meningkatkan performa mesin. Di dunia otomotif untuk meningkatkan performa mesin bisa dilakukan dengan memaksimalkan kinerja dari sistem pengapian guna memperbesar percikan bunga api dari busi agar campuran bahan bakar dan udara bisa terbakar dengan sempurna. Pembakaran yang sempurna akan menyebabkan kinerja motor menjadi meningkat. Oleh karena itu penggunaan 9power sebagai piranti yang bertugas untuk menstabilkan percikan bunga api pada busi diharapkan mampu meningkatkan daya secara optimal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) Untuk mengetahui daya yang dihasilkan sebuah sepedamotor yang tidak menggunakan 9power (2) Untuk mengetahui daya yang dihasilkan sebuah sepedamotor yang menggunakan9power 1 buah 2 buah 3 buah (3) Untuk menemukan adanya perbedaan daya yang dihasilkan antara sepedamotor yang tidak menggunakan 9power dengan yang menggunakan 9power 1 buah 2 buah 3 buah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen. Obyek dalam penelitian ini adalah sepeda motor Honda Vario 125cc ISS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Anova satu jalurdengan menggunakan program SPSS 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terendah yang dihasilkan standar adalah 3 95 HP pada putaran mesin 1500 rpm dan daya tertinggi yang dihasilkan adalah 9 22 HP pada putaran mesin 4500 rpm.Daya yang dihasilkan sepeda motor menggunakan 9power1 buah 2 buah dan 3 buah lebih besar dari pada sepeda motor standar atau yang tidak menggunakan 9power. Daya terendah yang dihasilkan menggunakan 3 buah 9poweradalah 4 95 HP pada putaran mesin 1500 rpm dan daya tertinggi yang dihasilkan adalah 9 54 HP pada putaran mesin 4500 rpm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan 9powerpada sepeda motor memberikan pengaruh yang positif terhadap daya yang dihasilkan. Dimana daya yang dihasilkan dengan menggunakan 9powerlebih tinggi daripada daya yang dihasilkan dengan tidak menggunakan9power tetapi tidak ada perbedaan daya yang signifikan antara sepedamotor yang tidak menggunakan 9power dengan yang menggunakan 9power. Dengan kata lain terdapat perbedaan tetapi tidak signifikan antara sepeda motor yang standart (tidak menggunakan 9power) menggunakan 9power 1 buah 2 buah dan 3 buahterhadap daya di putaran mesin 1500 sampai 4500 rpm pada sepeda motor Honda Vario 125cc ISS. Dengan demikian dapat disarankan agar penelitian ini memberikan pemahaman pada masyarakat khususnya pengguna kendaraan Honda Vario 125cc ISS dalam meningkatkan daya dengan pemasangan dan penambahan 9power.