Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPS materi Koperasi melalui model two stay-two stray pada siswa kelas IV SDN I Karanganom Kabupaten Tulungagung / Desy Natalia Shandy
Abstrak
ABSTRAK Shandy Desy Natalia. 2016. Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Koperasi Melalui Model Two Stay-Two Stray pada Siswa Kelas IV SDN 1 Karanganom Kabupaten Tulungagung. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Prof. Dr. H. M. Zainuddin M.Pd (2) Dra. Widayati M.H. Kata kunci ilmu pengetahuan sosial koperasi model two stay-two stray Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Karanganom Kabupaten Tulungagung pada kelas IV dengan jumlah siswa 16 yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan karena siswa merasa cepat bosan ketika pembelajaran IPS sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan penerapan model Two Stay-Two Stray materi koperasi pada siswa kelas IV SDN 1 Karanganom Kabupaten Tulungagung (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi koperasi dengan menggunakan model Two Stay-Two Stray pada siswa kelas IV SDN 1 Karanganom Kabupaten Tulungagung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik wawancara observasi tes dokumentasi catatan lapangan. Analisis data diawali dengan reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dengan model Two Stay-Two Stray menunjukkan bahwa model ini dapat meningkatkan aktivitas guru aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari persentase aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 sebesar 87% kemudian meningkat pada pertemuan 2 sebesar 93%. Pada siklus II pertemuan 1 sebesar 93% kemudian meningkat pada pertemuan 2 sebesar 100%. Pada persentase aktivitas siswa pada siklus I pertemuan I sebesar 80% kemudian meningkat pada pertemuan 2 sebesar 87%. Pada siklus II pertemuan 1 sebesar 87% kemudian meningkat pada pertemuan 2 sebesar 93%. Pada hasil belajar siswa persentase ketuntasan pada siklus I pertemuan 1 sebesar 31 25% kemudian meningkat menjadi 56 25%. Pada siklus II pertemuan 1 sebesar 68 75% kemudian meningkat menjadi 87 5%. Paparan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model Two Stay- Two Stray dapat meningkatkan aktivitas maupun hasil belajar pada siswa kelas IV SDN 1 Karanganom Kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu disarankan bagi guru agar menerapkan model Two Stay-Two Stray untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa.