Skripsi
Pengaruh latihan agility wheel terhadap kemampuan footwork siswa ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 4 Malang / Achmad Riva Die Meana Husaini Z.A.
Abstrak
ABSTRAK Riva Achmad.2015.PengaruhLatihanAgility wheelTerhadapKemampuanFootwork Siswa Ekstrakurikuler Bulutangkis SMA N 4 Malang.Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Supriyadi M.Kes (II)I NengahSudjana S.Pd M.Pd. Kata Kunci bulutangkis agility wheel kemampuan footwork Footwork merupakan dasar untuk bisa menghasilkan pukulan yang berkualitas dan terarahyaitu apabila dilakukan dengan posisi yang benar. Teknik dasar footwork sangat penting dalam jalannya permainan bulutangkis karena penempatan posisi kaki pada saat memukul shuttlecock akan berpengaruh terhadap pukulan yang dihasilkan. Berdasarkan hasil awal diperoleh hasil bahwa penguasaan teknik dasar footworksiswa estrakurikuler bulutangkis SMA N 4 Malang ternyata masih kurang menguasai teknik dasar ini karena kecendrungan pelatih hanya memakai pola latihan langkah kaki sehingga atlet merasa jenuh dan akan berdampak pada latihan yang kurang serius. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan footworkdengan variasi latihan agility wheelagar atlet tidak merasa jenuh terhadap latihan yang sering diberikan dengan harapan atlet dapat mempunyai teknik dasar footworkyang bagus dan lebih aktif dalam sesi latihan sehingga dapat mempermudahpemahaman teknik dasar footworksekaligus peningkatan kemampuan footwork. Penelitianinitermasukdalampenelitianeksperimental. AdapunrancanganpenelitianinimenggunakanrancanganOne Group Pretest-Posttest Design yaitukelompok yang diberikanperlakuan tetapisebelumperlakuandiberikanterlebihdahuludilakukantesawal (pretest)dankemudiandiakhirperlakuandilakukanlagitesakhir(posttest). Hasildaripenelitianinimenunjukanbahawa nilai t-hitung 4 790 8805 t-tabel 2 093 dengan taraf signifikansi 5% kesimpulannyaadalahadapengaruhlatihanagility wheel terhadapkemampuanfootworksiswa ekstrakurikuler bulutangkis SMA N 4 Malang.Maka hasil uji hipotesis yaitu H1 diterima dan H0 ditolak. Untuk penelitian lebih lanjut perludiadakanyapenelitianmengenaifootwork bulutangkis dengan menggunakan latihan yang lebih bervariasi atau model latihan playandgame agar lebih menarik dan menyenangkan serta pemberian variabel kontrol agar nantinya didapatkan hasil yang lebih valid.