Skripsi
Hubungan kematangan usia dan motivasi memasuki dunia kerja dengan kesiapan kerja mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif angkatan 2010 Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang / Dedik Agustiawan
Abstrak
ABSTRAK Agustiawan Dedik. 2015. Hubungan Kematangan Usia Dan Motivasi Memasuki Dunia Kerja dengan Kesiapan Kerja Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Angkatan 2010 Universitas Negeri Malang. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Syarif Suhartadi M.Pd M.Ed (II) Drs. Partono. M.Pd. Kata kunci kematangan usia motivasi memasuki dunia kerja kesiapan kerja Kematangan usia adalah gejala dimana individu sudah mencapai batas maksimal perkembangan sehinggan dalam keadaan ini individu sudah bisa dikatakan dewasa dari segi fisik maupun psikis. Motivasi memasuki dunia kerja merupakan sesuatu yang menimbulkan semangat atau dorongan peserta didik untuk memasuki dunia kerja. Kesiapan kerja adalah keseluruhan kondisi individu yang meliputi kematangan fisik mental dan pengalaman serta adanya kemauan dan kemampuan untuk melaksanakan suatu pekerjaan atau kegiatan. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui adanya hubungan antara kematangan usia dengan kesiapan mahasiswa pendidikan teknik otomotif (2) Untuk mengetahui adanya hubungan motivasi memasuki dunia kerja dengan kesiapan kerja mahasiswa pendidikan teknik otomotif (3) Untuk mengetahui adanya hubungan kematangan usia dan motivasi memasuki dunia kerja dengan kesiapan kerja mahasiswa pendidikan teknik otomotif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Deskriptif. Obyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan teknik otomotif angkatan 2010 Universitas Negeri Malang dengan jumlah 30 mahasiswa. Analisis hasil penelitian yang dipakai adalah analisis Regresi Linier Berganda dengan menggunakan program SPSS 16 for Windows. Berdasarkan analisis regresi diperoleh persamaan regresiY 14.317 0.556 X1 0.417 X2. Kontribusi Kematangan Usia dan Motivasi Memasuki Dunia Kerja dengan Kesiapan Kerja sebesar 57.5%. Secara koefisien korelasi hubungan kematangan usia dengan kesiapan kerja sebesar 0.720 dan hubungan motivasi memasuki dunia kerja sebesar 0.226 Dalam rangka pengembangan ilmu bidang pendidikan khususnya bidang otomotif maka peneliti selanjutnya diharapkan mempertimbangkan kematangan usia dan motivasi memasuki dunia kerja dalam upaya meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa pendidikan teknik otomotif sehingga menciptakan lulusan yang berkompeten dalam bidangnya.