Skripsi
Peningkatan pemahaman kedudukan dan peran anggota keluarga melalui model role playing di kelas II SDN 1 Doroampel Tulungagung / Ayu Devia Miftahul Hasanah
Abstrak
ABSTRAK Hasanah Ayu Devia Miftahul. 2016 . Peningkatan Pemahaman Kedudukan dan Peran Anggota Keluarga Melalui Model Role Playing di Kelas II SDN 1 Doroampel Tulungagung.Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Dosen Pembimbing (I) Suwarti S.Pd M.Pd (II) Drs. H. Suhel Madyono S.Pd M.Pd Kata kunci pemahaman ips model role playing Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di kelas II SDN 1 Doroampel Tulungagung ditemukan permasalahan antara lain (1) guru dominan menggunakan metode ceramah dalam menyampaikan materi (2) guru tidak menyiapkan RPP (3) siswa ramai dan bermain sendiri pada saat proses pembelajaran (4) siswa belum berani untuk bertanya materi yang belum dipahami (5) saat diberikan LKS masih banyak siswa yang belum tepat dalam menjawab soal akibatnya hasil belajar siswa masih di bawah KKM. Dengan demikian menyebabkan hasil belajar siswa tidak mampu mencapai ketuntasan belajar perorangan maupun ketuntasan klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang kedudukan dan peran anggota keluarga di kelas II SDN 1 Doroampel Tulungagung melalui model pembelajaran Role Playing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah PTK yang terdiri dari dua siklus masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Pengum pulan data dilakukan dengan observasi dokumentasi tes dan catatan lapangan. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas II SDN 1 Doroampel Tulungagung. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan dan tes tertulis sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dengan penerapan model Role Playing berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan yaitu aktivitas guru pada siklus I 77% dan aktivitas siswa 64 1%. Siklus II aktivitas guru 94 4% dan aktivitas siswa 81 9%. Sementara itu hasil pemahaman siswa pada pratindakan hanya 6 siswa dari 20 siswa yang tuntas dengan rata-rata kelas 62 5 dan ketuntasan klasikal 30%. Pada siklus I hasil pemahaman siswa meningkat terbukti dari 20 siswa ada 9 siswa yang tuntas dan mendapatkan nilai diatas KKM yaitu 8805 65 dengan nilai rata-rata kelas 66 2 dan ketuntasan klasikal 45%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 20 siswa dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata kelas 82 dan ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas II SDN 1 Doroampel Tulungagung. Untuk itu diharapkan guru menggunakan model pembelajaran Role Playing agar siswa lebih ter tarik untuk mengikuti pembelajaran dan memperoleh hasil yang maksimal.