Skripsi
Penerapan kolaborasi model pembelajaran make a match dan mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi (studi pada siswa kelas X APK 2 SMKN 2 Kediri) / Dian Kristiana
Abstrak
ABSTRAK Kristiana Dian. 2016. Penerapan Kolaborasi Model Pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Sarana dan Prasarana Administrasi (Studi pada Siswa Kelas X APK 2 SMK Negeri 2 Kediri). Skripsi Jurusan Manajemen Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Heny Kusdiyanti S.Pd M.M. (2) Drs. Mohammad Hari M.Si. Kata kunci Kolaborasi Model Pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping Hasil belajar Pembelajaran kooperatif bukan hanya sebuah teknik pengajaran yang ditujukan untuk meningkatkan pencapaian prestasi para siswa namun juga menciptakan suasana kelas menjadi lebih hidup. Dalam perkembangannya suatu model pembelajaran dapat dikolaborasikan dengan model pembelajaran lainnya yang sesuai sehingga menjadi suatu model pembelajaran yang inovatif. Hasil pengamatan di kelas X APK 2 SMK Negeri 2 Kediri dengan kompetensi dasar mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi ditemukan bahwa rata-rata hasil belajar siswa ranah kogitif tergolong rendah. Berdasarkan hasil ulangan harian persentase siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 8805 75 sebesar 42 11% sedangkan sisanya yaitu 57 89% belum tuntas belajar. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penerapan kolaborasi model pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping serta hasil belajar ranah kognitif siswa setelah penerapan kolaborasi model pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping. Subyek dalam penelitian adalah siswa kelas X APK 2 SMK Negeri 2 Kediri sebanyak 38 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan kolaborasi model pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping dari tindakan guru pada siklus I memperoleh persentase sebesar 80% sedangkan pada siklus II mengalami kenaikan sebesar 17 5% sehingga menjadi 97 5% dan masuk dalam kategori A yang berarti Sangat Baik . Hasil belajar ranah kognitif mengalami peningkatan dilihat dari nilai rata-rata kelas yang sebelumnya rendah yaitu 72 00 kemudian pada post test siklus I sebesar 78 47 dan semakin meningkat untuk post test siklus II menjadi 83 68. Daya serap klasikal dari nilai guru diperoleh 42 11% pada post test siklus I yaitu sebesar 68 42% dan meningkat menjadi 92 11% untuk post test siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menyarankan (1) Bagi Guru SMK Negeri 2 Kediri penerapan kolaborasi model pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping dapat digunakan sebagai alternatif pilihan dalam praktik kegiatan pembelajaran (2) Bagi siswa pada saat proses pembelajaran perlu meningkatkan keaktifan bertanya maupun berpendapat agar lebih memahami materi dan membuat suasana di dalam kelas menjadi lebih hidup (3) Bagi peneliti berikutnya disarankan untuk melakukan penelitian tentang kolaborasi model pembelajaran Make a Match dan Mind Mapping yang lebih kreatif dan inovatif serta dalam pelaksanaan tindakan hendaknya lebih memperhatikan penggunaan waktu agar penelitian dapat berjalan baik sesuai rencana.