Disertasi
Pemertahanan bahasa Banjar di Kuala Tungkal Provinsi Jambi / Hj. Ida Komalasari
Abstrak
ABSTRAK Komalasari Ida .2015.PemertahananBahasaBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi.Disertasi Program StudiPendidikanBahasa Indonesia Pascasarjana UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. AnangSantoso M. Pd. (II) Dr. Imam AgusBasuki M.Pd. dan (III) Dr. H. Zulkifli M. Pd. Kata Kunci pemertahananbahasa bahasaBanjar Orang Banjarbanyakmerantausalahsatunyake Kuala Tungkal di Provinsi Jambi.Dalamwaktu yang cukup lama paraperantau orang Banjar di Kuala Tungkalcukupbanyak.BerdasarkanpengamatanawalmerekatetapmenggunakanbahasaBanjarataumempertahankanbahasaBanjardalamhidupbermasyarakat.Olehkarenaitu penelitianPemertahananBahasaBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi inilayakdilakukan. Sejalandenganuraian di atas rumusanmasalahiniadalah(1)bagaimanakondisipemertahananbahasaBanjarpadapenuturperantauBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi (2) bagaimanafaktor-faktor internal dalampemertahananbahasaBanjarpadapenuturperantauBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi (3) bagaimanafaktor-faktoreksternaldalampemertahananbahasaBanjarpadapenuturperantauBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi (4) bagaimanaupaya-upayapemertahananBahasaBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi. Untukmencapaitujuan di atas digunakanpendekatankualitatifdankuantitatifdenganpendekatankualitatifsebagaipeganganutamanya jenispenelitiandeskriptif denganorientasiteoretisnyasosiolinguistik.Dalampenelitianini penelitibertindaksebagaipengumpul data dansebagaiinstrumenaktifdalamupayamengumpulkan data-data di lapangan.Lokasipenelitianyaitu di kota Kuala Tungkal. Kuala Tungkalmerupakan ibukotaKabupatenTanjungJabung Barat yang sebelumnyabernamaKabupatenTanjungJabung sebagaisalahsatukabupatendalamProvinsi Jambi. Sumber data yang digunakandalampenelitianiniadalah data kualitatif yaituberupa kata-kata kalimat danungkapan-ungkapandalampemakaianBahasaBanjardalamberbagairanah faktor internal daneksternal faktorstrategispemertahananbahasa. Teknikpengumpulan data yang dipergunakandalampenelitianiniadalah(1) tekniksimakbebaslibatcakap (SBLC) (2) teknikcakapsemuka (3) teknikcakaptansemuka (CTS). (4) teknikrekam (5) teknikcatat. Berdasarkananalisis data diperolehtemuanpenelitianberikutini.Pertama kondisipemertahananBahasaBanjar di Kuala TungkalProvinsi Jambi dapatdilihatdengantetapdigunakannyapemakaianBahasaBanjarpadaranahkeluarga ranahtetangga ranahpendidikan ranah agama ranahtransaksidanranahpemerintah. Kedua faktor-faktor internal pemertahananbahasaBanjardi Kuala Tungkaladalah (a)faktorkesinambunganpengalihanbahasaibu (b) faktorloyalitasataukesetiaanwargaBanjar di Kuala TungkalterhadapbahasaBanjar (c) faktorpemakaianbahasaBanjarolehwargaBanjardalamberbagairanah (d) faktorpelestarianbahasaBanjarmelaluifaktor formal dannonformal (e) faktorbudayadalamtradisilisan (f) faktorpendakwahyang menggunakanbahasaBanjar (g) faktorperkawinan (h) faktorkesetiaanbudayawan (i) faktorkeberadaanorganisasi dan (i) faktorkonsentrasipenutur. Ketiga faktor-faktoreksternalpemertahananbahasaBanjardi Kuala Tungkaladalah(a) lingkunganalam (b) lingkunganmasyarakatBanjar dan (c) lingkunganmasyarakat Kuala Tungkal. Keempat upaya-upayapemertahananBahasaBanjar di Kuala Tungkaladalah (a) pewarisanbahasaibukepadaanakterutamadalampengasuhananak (b) penanamanloyalitasataukesetiaandalamberbahasaBanjar (c) pelestarianbahasaBanjarmelaluijalur formal dan informal (d) pelestarianbahasaBanjarmelaluitradisilisan (e) penggunaanbahasaBanjarpadapendakwah agama Islam (f) pelestarianbahasaBanjardalamperkawinan orang Banjardengansukulain (g) penerapankesetiaandalampemakaianbahasaBanjarpadabudayawanBanjardalamberkarya (h) pembentukankelompokorganisasi orang Banjar (KBB atau Kumpulan BubuhanBanjar) (i) pembentukankonsentrasipenuturdaripusatpermukiman orang Banjar (g) pembentukansikapdanperilakuposiitfsuku lain dalammenggunakanbahasaBanjar dan (h) pemotivasianpenggunaanbahasadaerahBanjar di berbagairanah. Berdasarkanhasilpenelitiantersebut diharapkan agarpemerintahdaerahdi Kuala Tungkalmenyusundanmenetapkan(a) kebijakan yang berpihakkepadapenulismenggunakanbahasaBanjar (b) program strategisuntukmemetakanbahasa-bahasa di Kuala Tungkal (c) kebijakanpemerintahdaerahuntukpengembangandanpelestarianbahasa yang lebihkomprehensif (d) media iklan yang menggunakanbahasaBanjar.MasyarakatBanjarterutama yang berprofesipendidikdapatmemasukkanbahasaBanjarsebagaimatapelajaranmuatanlokaldanmenggunakanbahasaBanjardalamsituasi non formal denganparasiswa.