Skripsi
Upaya guru untuk memicu inisiatif bertanya melalui media tebak tirai ajaib pada anak kelompok B Di RA Muslimat NU 24 Malang / Norma Gupita
Abstrak
ABSTRAK Gupita Norma. 2016. Upaya Guru Memicu Inisiatif Bertanya Melalui Media Tebak Tirai Ajaib Pada Anak Kelompok B Di RA Muslimat NU 24 Malang. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Tumardi S.Pd. M.Pd (2) Retno Tri Wulandari S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Upaya Guru Inisiatif Bertanya Media Tebak Tirai Ajaib Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di RA Muslimat NU 24 Malang ditemukan fakta bahwa proses pembelajaran yang terjadi di kelas berlangsung pasif hal itu diduga karena guru kurang merespon pendapat anak dan dalam proses pembelajaran tersebut guru hanya memanfaatkan papan tulis dan buku kegiatan anak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk (1)mengetahui bentuk penyampaian pembelajaran yang dilakukan guru dengan media tebak tirai ajaib untuk memicu inisiatif bertanya anak (2) mengetahui proses pembelajaran yang dilakukan guru melalui media tebak tirai ajaib dapat memicu inisiatif bertanya anak kelompok B di TK Muslimat NU 24 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Pada penelitian ini mengalami empat tahap yang harus dilalui yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi tentang kemampuan anak dan lembar observasi kegiatan guru lembar wawancara dan foto kegiatan. Subjek penelitian adalah anak kelompok Bsemester II di RA Muslimat NU 24 Malang pada tahun ajaran 2015/2016 anak didik berjumlah 16 anak dengan 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui upaya yang dilakukan oleh guru dan melalui media tebak tirai ajaib inisiatif bertanya anak kelompok B mengalami peningkatan. Pada siklus I dan siklua II inisiatif bertanya anak yang tampak sebanyak 13 anak terdiri dari 4 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Anak perempuan memiliki inisiatif yang lebih tampak jika dibandingkan dengan anak laki-laki karena anak perempuan memiliki keberanian dan rasa percaya diri. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa inisiatif bertanya anak diduga dipengaruhi oleh upaya yang dilakukan oleh guru dalam menyampaikan pembelajaran. Upaya yang dilakukan guru berkaitan dengan sikap guru serta kemenarikan media yang digunakan oleh guru saat proses pembelajar. Sebagai saran untuk guru agar dapat memicu inisiatif bertanya anak sebaiknya guru harus memberikan motivasi positif dan dalam pembelajaran hendaknya menggunakan media yang menarik dan sesuai dengan tahapan perkembangan anak.