Skripsi
Meningkatkan hasil belajar matematika pada operasi hitung campuran melalui model Numbered Heads Together (NHT) di kelas IV SDN Bumirejo 01 Kabupaten Blitar / Wennes Fina Hartoyo
Abstrak
ABSTRAK Hartoyo Wennes Fina. 2016. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Operasi Hitung Campuran Melalui Model Numbered Heads Together (NHT) di Kelas IV SDN Bumirejo 01 Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (1) Drs. H. Sunyoto S.Pd M.Si (2) Dra. Hj. Lilik Bintartik M.Pd. Kata Kunci hasil belajar operasi hitung campuran model NHT Hasil observasi pada siswa kelas IV SDN Bumirejo 01 Kabupaten Blitar pada pembelajaran matematika ditemukan permsalahan (1) tingkat keaktifan dan kerjasama rendah (2) strategi yang diterapkan monoton membuat siswa bosan (3) media yang digunakan kurang menarik dan (4) kemampuan siswa memahami materi kurang. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa.Sebanyak 19 dari 23 siswa mendapat nilai dibawah KKM sebesar 67 dan dinyatakan tidak tuntas. Tujuan Penelitian ini (1) mendiskripsikan penerapan model NHT dalam pembelajaran matematika di Kelas IV SDN Bumirejo 01 Kabupaten Blitar (2) mendiskripsikan peningkatan hasil belajar matematika dengan model NHT pada siswa kelas IV SDN Bumirejo 01 Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing dua pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi tes wawancara catatan lapangan dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi soal tes pedoman wawancara dan lembar catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan langkah reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut nilai aktivitas guru pada siklus I sebesar 86% dan meningkat pada siklus II menjadi 100% Sedangkan nilai aktivitas siswa pada siklus I sebesar 86% dan meningkat pada sikus II sebesar 94%. Nilai hasil belajar rata-rata siswa pada pra tindakan adalah 38 dengan ketuntasan sebesar 13%. Setelah dilaksanakan tindakan siklus I nilai rata-rata siswa menjadi 77 dengan ketuntasan sebesar 70%. Selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 84 dengan ketuntasan sebesar 91%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model NHT yang dilaksanakan guru dan siswa dengan sangat baik pada pembelajaran matematika materi operasi hitung campuran dapat meningkatkan hasil belajar yang baik dan ketuntasan klasikal yang sangat baik. Untuk itu disarankan guru mengupayakan adanya tindak lanjut berupa penerapan model NHT pada mata pelajaran lain siswa hendaknya lebih bersungguh-sungguh dalam mengikuti proses pembelajaran khususnya mata pelajaran matematika dengan menggunakan model NHT.