Skripsi
Peningkatan keterampilan berbicara melalui media boneka tangan pada siswa kelas I SDN Kalitengah 03 Kecamatang Panggungrejo Kabupaten Blitar / Lusi Aminati
Abstrak
ABSTRAK Aminati Lusi. 2016. Peningkatan Keterampilan Berbicara melalui Media Boneka Tangan pada Siswa Kelas I SDN Kalitengah 03 Kecamatan Panggung Rejo Kabupaten Blitar. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dra. Hj. Lilik Bintartik M.Pd (II) Dra. Tri Murti S.Pd M.Pd. Kata kunci peningkatan keterampilan berbicara media boneka tangan Berdasarkan hasil Observasi terhadap proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I SDN Kalitengah 03 kabupaten Blitar diketahui terdapat beberapa hambatan dan permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran. Antara lain pembelajaran berpusat pada guru guru tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik siswa kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran siswa kurang berani berbicara di depan kelas siswa merasa takut malu-malu dan enggan ketika ditunjuk untuk berbicara di depan kelas sehingga hasil belajar keterampilan berbicara siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media boneka tangan dan peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas I di SDN Kalitengah 03. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang msing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara catatan lapangan tes dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tiga tahapan yaitu reduksi data penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian penggunaan media boneka tangan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dilaksanakan oleh guru dengan sangat baik (100 %) dan diikuti siswa dengan baik (84 %). Rata-rata keterampilan berbicara siswa dari pratindakan sampai siklus II meningkat dari kriteria cukup (66) menjadi baik (84). Demikian juga dengan ketuntasan klasikal meningkat dari kriteria kurang (36 %) pada pratindakan menjadi sangat baik (95 %) di akhir tindakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan rata-rata keterampilan bericara siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dari cukup menjadi baik. Selain itu juga meningkatkan ketuntasan klasikal dari kriteria kurang menjadi sangat baik. Oleh karena itu disarankan bagi para guru untuk menggunakan media boneka tangan pada pembelajaran Bahasa Indonesia supaya dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa di SDN Kalitengah 03 Kecamatan Panggung Rejo kabupaten Blitar.