Skripsi
Pengembangan media hamparan teratai dalam pembelajaran kognitif materi berhitung permulaan anak kelompok A di TK An-Nur Malang / Indraswari
Abstrak
ABSTRAK Indraswari. 2016. Pengembangan Media Hamparan Teratai Dalam Pembelajaran Kognitif Materi Berhitung Permulaan Anak Kelompok A Di TK AN-Nur Malang. Skripsi Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang.Pembimbing (I) Drs. Thomas Iriyanto S.Pd. M.Pd (II) Suryadi. S.Sn M.Pd Kata Kunci Pengembangan Media Hamparan Teratai Berhitung Permulaan Peran matematika dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting dan perlu diajarkan sejak usia dini dengan media dan metode yang tepat agar tidak merusak pola dan karakteristik perkembangan anak. Berdasarkan observasi dan wawancara diperoleh temuan bahwa dalam pembelajaran kognitif media yang digunakan tidak menarik minat anak oleh karena itu dikembangkan media hamparan materi berhitung permulaan dengan subjek yang digunakan adalah anak kelompok A di TK AN-Nur Malang sebanyak 39 anak. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan media pembelajaran kognitif materi berhitung permulaan yang layak untuk diterapkan pada anak kelompok A dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan sederhana 1-10 membilang banyak benda 1-10 dan membuat urutan bilangan 1-10 dengan benda di TK AN-Nur Malang. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Dick Carey (1978 9) dengan menggunakan 9 langkah dari 10 langkah penelitian yang dipaparkan. Prosedur pengembangan media hamparan teratai yang mengacu pada model Dick Carey dalam penelitian ini meliputi (1) analisis kebutuhan dan tujuan (2) analisis pembelajaran (3) analisis pembelajaran dan konteks (4) merumuskan tujuan pembelajaran (5) mengembangkan instrumen penilaian (6) mengembangkan strategi (7) mengembangkan dan memilih bahan ajar (8) merancang dan mengembangkan evaluasi formatif (9) melakukan revisi. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah produk media hamparan teratai dengan kriteria keberhasilan sebagai berikut (1) 92 88% media hamparan teratai efektif dalam materi berhitung permulaan (2) 92 36% media hamparan teratai efisien digunakan (3) 97 84% media hamparan teratai menarik perhatian anak dan (4) 94 57% media hamparan teratai valid dan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran kognitif materi berhitung permulaan. Berdasarkan hasil pengembangan media hamparan teratai disimpulkan bahwa media ini efektif efisien menarik dan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran kognitif materi berhitung permulaan anak kelompok A di TK AN-nur malang. Disarankan kepada pengembang lebih lanjut untuk mengembangkan media hamparan teratai yang serupa dan disosialisasikan lebih luas ke taman kanak-kanak yang lain atau lembaga yang terakit.