Skripsi
Analisis tingkat seismisitas dan periode ulang gempa bumi di wilayah Jawa Timur berdasarkan data gempa bumi tahun 1970-2015 / Rizka Windy Fardani
Abstrak
ABSTRAK Fardani Rizka Windy. 2016. Analisis Tingkat Seismisitas dan Periode Ulang Gempa Bumi di Wilayah Jawa Timur Berdasarkan Data Gempa Bumi Tahun 1970-2015. Skripsi. Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Daeng Achmad Suaidi S.Si M.Kom (II) Drs. Sutrisno M.T. Kata Kunci seismisitas periode ulang Jawa Timur Software ArcGis Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang terletak pada zona pertemuan dua lempeng tektonik besar yaitu lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia. Dengan posisi geodinamika tersebut perlu adanya upaya antisipasi berupa peringatan gempa bumi sebagai upaya mitigasi bencana. Oleh karena itu sangat dibutuhkan penelitian mengenai tingkat seismisitas dengan parameter a-b dan periode ulang gempa bumi yang merusak. Dimana parameter a (a-value) menunjukkan aktivitas seismik dan parameter b (b-value) menunjukkan sifat batuan pada suatu wilayah.Penelitian ini membagi Jawa Timur menjadi 8 wilayah penelitian sehingga dapat diperkirakan daerah mana yang rawan terhadap bahaya gempa bumi serta periode ulang gempa bumi yang merusak pada masing-masing daerah penelitian. Data yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data historis gempa bumi periode 1970-2015 dari ISC dan BMKG dengan batasan koordinat 60 LS 90 LS dan 1110 BT 1150 BT. Data dihitung dengan menggunakan metode maximum likelihood dan metode statistik. Kemudian data akan diolah dengansoftware ArcGis sehingga dapat dicitrakan dalam bentuk peta sebaran episenter peta nilai-a dan peta nilai-b wilayah Jawa Timur. Hasil dari penelitian ini yaitudidapatkan nilai-b berkisar antara 0 58 0 92.Nilai ini termasuk rendah hal ini menunjukkan bahwa wilayah Jawa Timur memiliki heteregonitas yang rendah. Untuk nilai-a didapatkan hasil antara 3 92 6 55. Nilai-b dan nilai-a terbesar berada di wilayah 4 yang berarti wilayah ini merupakan daerah dengan tingkat seismisitas tertinggi meliputi Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo. Probabilitias terjadinya gempa bumi yang merusak di wilayah Jawa Timur dalam kurun waktu 10 hingga 100 tahun adalah 6 27% - 75 02%. Periode ulang gempa bumi yang merusak berkisar antara 72-154 tahun dengan wilayah 3 yang meliputi Kabupaten Lumajang Jember Bondowoso dan Probolinggo sebagai wilayah dengan periode ulang terendah.