Skripsi
Implementasi pembelajaran modeling untuk mengurangi aktivitas bullying di kelas IV SDN Tangkilsari 01 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang / Indirga Arrum Puspita Sari
Abstrak
ABSTRAK Sari Indirga Arrum Puspita. 2016. Implementasi Pembelajaran Modeling untuk Mengurangi Aktivitas Bullying di kelas IV di SDN Tangkilsari 01 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Suhartono S.Pd. M.Pd Pembimbing (2) Dr. Suharjo M.S. M.A Kata kunci Implementasi Pembelajaran Modeling Mengurangi Aktivitas Bullying Penelitian ini didasari oleh adanya masalah aktivitas bullying yang terjadi pada siswa sekolah dasar. Sehingga dibutuhkan alternatif untuk mengurangi aktivitas bullying tersebut agar tidak berdampak buruk pada siswa di dalam pembelajaran. Pembelajaran modeling diharapkan dapat mengurangi aktivitas bullying tersebut. Pembelajaran modeling akan diterapkan pada teknik bermain drama sosiodrama dan simulasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) mendeskripsikan implementasi pembelajaran modeling untuk mengurangi aktivitas bullying di kelas IV SDN Tangkilsari 01 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang dan (2) mendeskripsikan ada atau tidaknya pengurangan aktivitas bullying di kelas IV SDN Tangkilsari 01 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis peneliitian kualitatif yang dirancang melalui penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas menggunakan tiga siklus yang masing-masing siklus dilakukan dalam 1 x pertemuan. Pengolahan data penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi wawancara sosiometri dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian 20 responden di kelas IV SDN Tangkilsari 01 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama sebesar 95% atau 19 siswa memilih siswa dengan nomor presensi 2 pada sosiometri pratindakan. Kedua sebesar 55% atau 11 siswa memilih siswa dengan nomor presensi 2 pada sosiometri siklus I. Ketiga sebesar 45% atau 9 siswa memilih siswa dengan nomor presensi 2 pada sosiometri siklus II. Keempat sebesar 30% atau 6 siswa memilih siswa dengan nomor presensi 2 pada sosiometri siklus III. Terdapat pengurangan aktivitas bullying setelah diterapkannya pembelajaran modeling di kelas IV SDN Tangkilsari 01 Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pertimbangan bahan rujukan dan perbandingan untuk penelitian-penelitian selanjutnya dikarenakan masih banyak aspek yang perlu diteliti pada siswa terkait tentang aktivitas bullying.