Skripsi
Perbedaan hasil belajar kognitif dan motivasi belajar peserta didik kelas XI SMAN 1 Kepanjen pada penerapan pendekatan ilmiah dan pendekatan ilmiah dalam model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada materi koloid / Vida Zenitha Sudariasri
Abstrak
ABSTRAK Sudariasri Vida Zenitha. 2016. PerbedaanHasilBelajarKognitifdanMotivasiBelajarPesertaDidikKelas XI SMAN 1 KepanjenpadaPenerapanPendekatanIlmiahdanPendekatanIlmiahdalamModel PembelajaranKooperatifTipe TGT padaMateriKoloid. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Muhammad Su aidy M.Pd (II) OktaviaSulistina S. Pd M.Pd. Kata kunci model pembelajaran kooperatiftipe TGT pendekatanilmiah hasilbelajarkognitif motivasibelajar koloid. ImplementasiKurikulum 2013 di Indonesia menuntut guru untukmenggunakanpendekatanilmiahdalam proses pembelajaran. PendekatanilmiahdalamPermendikbud No. 81A (2013) meliputilimapengalamanbelajar yaitumengamati menanya mengumpulkaninformasi/mencoba menalar/mengasosiasi danmengkomunikasikan. Dengandemikian pesertadidikdapatmembangunpengetahuannyasendiribukandari orang lain. Akan tetapi berdasarkanhasilobservasidanwawancaradenganpesertadidikkelas XI MIA SMAN 1 Kepanjen yang telahmenerapkanKurikulum 2013 danmenggunakanpendekatanilmiahdalam proses belajarkimianya pesertadidikterlihattidakmemilikisemangatbelajardancenderungmengabaikan proses pembelajaran. Berdasarkanhasilobservasi menurunnyamotivasibelajarpesertadidikberimbaspadahasilbelajarkognitif. Olehkarenaitu untukmeningkatkanhasilbelajarkognitifdanmotivasibelajardapatdilakukandenganmemadukanunsurdari model pembelajaran yang lebihmenyenangkankedalampendekatanilmiah.Salah satu model pembelajaran yang dapatmenunjanghasilbelajarkognitifdanmotivasibelajarialah model pembelajarankooperatif. Salah satutipepembelajarankooperatifadalah Team Game Tournament (TGT). Model pembe lajarankooperatiftipe TGT denganpendekatanilmiahdapatditerapkanuntukpembelajarankimia. Salah satumateripokokpadapembelajarankimiaialahmaterikoloid. Pembelajarankooperatif yang dipadukandengan proses belajarsesuaipendekatanilmiahdiharapkanmampumeningkatkanhasilbelajarkognitifdanmotivasibelajarpesertadidik. Penelitianinibertujuanuntuk (1) mengetahuibagaimanakahketerlak sa na an proses pem be lajaranmenggunakanpendekatanilmiahdalam model pembelajarankooperatiftipe TGT dan proses pembelajaranmenggunakanpendekatanilmiahpadamaterikoloid (2) mengetahuiadakahperbedaanhasilbelajarkognitifpesertadidik yang dibelajarkanmenggunakanpendekatanilmiahdalam model pembelajarankooperatiftipe TGT denganpesertadidik yang dibelajarkanhanyamenggunakanpendekatanilmiah (3) mengetahuibagaimanakahmotivasibelajarpesertadidikyang dibelajarkanmenggunakanpendekatanilmiahdalam model pembelajarankooperatiftipe TGT denganpesertadidik yang dibelajarkanhanyamenggunakanpendekatanilmiah. Penelitianinimenggunakanrancanganeksperimensemu(Quasy Experimental). Subjekpenelitianmelibatkansiswakelas XI MIA 2 dan XI MIA 3 SMA Negeri 1 Kepanjen. Instrumenpenelitian yang digunakanmeliputiinstrumenperlakuandaninstrumenpengukuran. Teknikanalisis data yang digunakanyaituanalisisdeskriptifdanstatistik. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwapadakelas yang dibelajarkandenganmenggunakanpendekatanilmiahdalam model pembelajarankooperatiftipe TGT berlangsungdengansangatbaik (rata-rata keterlaksanaan 94 3%) danpadakelas yang dibelajarkandenganmenggunakanpendekatanilmiahberlangsungsangatbaik (rata-rata keterlaksanaan 92 3%). Pembelajarandenganpendekatanilmiahdalam model pembelajarankooperatiftipe TGT (rata-rata nilai 80 53) mempunyaihasilbelajarkognitiflebihtinggidaripadapembelajarandenganpendekatanilmiah (rata-rata nilai 75 07). Pesertadidik yang dibelajarkanmenggunakanpendekatanilmiahdalam model pembelajarankooperatiftipe TGT memilikipersentasemotivasibelajardengankriteriatermotivasi 30% dansangattermotivasisebesar 70% sedangkanpesertadidik yang dibelajarkanhanyamenggunakanpendekatanilmiahmemilikipersentasedengankriteriatermotivasi 67% dansangattermotivasisebesar 33%.