Skripsi
Pengembangan permainan ular tangga raksasa untuk menstimulasi kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Kota Malang / Ayuni Thohirotunisa
Abstrak
ABSTRAK Thohirotunisa Ayuni. 2016. Pengembangan Permainan Ular Tangga Raksasa Untuk Menstimulasi Kemampuan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun di Kota Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Kentar Budhojo M. Pd (2) Wuri Astuti S.Pd Kata kunci Permainan ular tangga raksasa kemampuan kognitif Kegiatan pembelajaran yang selama ini dilakukan untuk mengembangkan kemampuan kognitif di TK Insan Kamil Gadang masih mengacu pada majalah media yang digunakan berupa lembar kerja yang tercantum didalam majalah sekolah cenderung menggunakan teknik menulis. Pengembangan permainan modifikasi yang menyenangkan belum pernah dilakukan di TK Insan Kamil Gadang. Peneliti merancang permainan yang diberi nama permainan ular tangga raksasa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan produk permainan ular tangga raksasa yang aman mudah dan menyenangkan untuk menstimulasi kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun di kota Malang. Karakteristik permainan ular tangga raksasa yang dimaksud adalah aman artinya permainan tidak membahayakan bagi anak mudah artinya permainan tidak menyulitkan anak dalam melakukannya menyenangkan artinya permainan tidak membosankan dan membuat senang anak Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan Dick and Carey. Langkah penelitian dimulai dari analisis kebutuhan dan tujuan rancangan produk revisi ahli uji coba kelompok kecil revisi dilakukan berdasarkan hambatan yang ada di lapangan selanjutnya uji coba kelompok besar dan revisi akhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa presentase. Berdasarkan hasil analisis data tersebut permainan ular tangga raksasa untuk menstimulasi kemampuan kognitif pada anak usia 5-6 tahun di kota Malang dinilai baik dan layak digunakan dengan memperhatikan ukuran tempat yang digunakan. Saran-saran yang dapat dikemukakan adalah apabila semua anak mampu melaksanakan permainan dengan baik sebaiknya kegiatan dalam permainan diubah dan dimodifikasi.