Skripsi
Peningkatan hasil belajar tentang jual beli melalui metode role playing pada siswa kelas III di SDN Kedungbanteng 3 Kabupaten Blitar / Ardy Candra Wirawan
Abstrak
ABSTRAK Wirawan Ardy Candra. 2016. Peningkatan Hasil Belajar Tentang Jual Beli Melalui Metode Role Playing Pada Siswa Kelas III Di SDN Kedungbanteng 3 Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan KSDP Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Widayati M.H (II) Dra. Hj. Sri Murdiyah M.Pd. Kata Kunci peningkatan hasil belajar metoderole playing penelitian Berdasarkanhasilobservasiawal yang penelitilakukan di kelas III SDN Kedungbanteng 3 KabupatenBlitarpadasaatpembelajaran IPS diperoleh hasil yang kurang memuaskan yaitu dari 16 siswa ada 10 siswa (62%) yang nilainya dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan yaitu 70 sedangkan 6 siswa (38%) sudah mencapai KKM. Rendahnya nilai siswa disebabkan karena (1) guru tidakmengemaspelaksanaanpembelajarandenganmodel/metode pembelajaran yang inovatifdanmenyenangkan (2) guru tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik (3) siswa tidak memiliki kemauan bertanya dan (4) suasana belajar yang tercipta di dalam kelas kurang menyenangkan sehingga tidak menarik perhatian siswa.Penelitianinibertujuanuntukmenerapkan metode role playing dan meningkatkanhasilbelajarsiswadarisegikognitif afektif danpsikomotor. Pendekatan yang digunakandalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tahapan-tahapandalampenelitianiniyaitu perencanaan pelaksanaan observasi danrefleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi tes catatan lapangan dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III SDN Kedungbanteng 3 Kabupaten Blitar. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru dan guru kelas sebagai observer. Hasil dari penelitian ini pada observasi aktivitas guru pada siklus I menunjukkan persentase rata-rata mencapai 86% dengan kriteria sangat baik dan siklus II 94% dengan kriteria sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I persentase rata-rata menunjukkan 69% dengan kriteria cukup dan siklus II 96% dengan kriteria sangat baik.Hasil belajar siswa pada siklus I dengan ketuntasan klasikal siswa mencapai 44% dengan kriteria kurang sekali setelah melaksanakan siklus II mengalami peningkatan ketuntasan klasikal siswa menjadi 94% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metodeRole Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu penerapan metode Role Playing juga dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa. Oleh karena itu sebaiknya guru dapat memilih model/metode pembelajaran yang lebih variatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.