Skripsi
Penerapan model pembelajaran langsung (direct instruction) untuk meningkatkan pembelajaran matematika di kelas II B SDN Blimbing I Kota Malang / Lydia Dewi Mahendra
Abstrak
ABSTRAK Mahendra Lydia Dewi. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika di Kelas II B SDN Blimbing 1 Kota Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Harmini S. Pd M. Pd (II) Dra. Siti Umayaroh S.Pd M.Pd. Kata Kunci Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Model pembelajaran langsung (direct instruction) merupakan salah satu model pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan hasil belajar siswa. Dalam model pembelajaran langsung (direct instruction) siswa berlatih secara terstruktur untuk meningkatkan kemampuan kognitif tentang materi yang dipelajari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pembelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran langsung (direct instruction). Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian pendekatan tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Penelitian ini dilakukan di SDN Blimbing 1 Kota Malang. Subyek penelitian yaitu siswa kelas II B yang terdiri dari 39 siswa. Kriteria ketuntasan minimal yang digunakan yaitu 75 untuk kemampuan menyelesaikan soal matematika dan kriteria keberhasilan yang digunakan yaitu 75% untuk persentase aktivitas guru dan siswa saat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata aktivitas belajar pada siklus I sebesar 62 4%. Pada siklus II meningkat menjadi 76 0%. Persentase ketuntasan klasikal hasil belajar pada pra tindakan yaitu 28 2% dengan nilai rata-rata klasikal 53 8. Pada siklus I hasil belajar meningkat menjadi 55 2% dengan nilai rata-rata klasikal 62 7 dan aktivitas penerapan model pembelajaran langsung (direct instruction) mencapai 80 5%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar meningkat menjadi 76 9% dengan nilai rata-rata klasikal 77 2 dan aktivitas penerapan model pembelajaran langsung (direct instruction) mencapai 100%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran langsung (direct instruction) untuk meningkatkan pembelajaran matematika siswa di kelas II B SDN Blimbing 1 Kota Malang berhasil dilakukan dan disarankan hendaknya guru menerapkan model pembelajaran langsung sesuai dengan langkah-langkah kegiatan pada model pembelajaran langsung yaitu guru menyampaikan tujuan pembelajaran guru memberikan presentasi konsep baru pembagian kelompok menuntun kelompok siswa menirukan presentasi guru guru memberi penghargaan (reward) kepada siswa yang melakukan praktik dengan benar dan siswa melakukan praktik secara mandiri.