Skripsi
Peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 melalui permainan puzzle jam anak kelompok A di TK al-Hidayah Cabean Kota Blitar / Anisya Tivna
Abstrak
ABSTRAK Tivna Anisya. 2016. Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1-10 Melalui Permainan Puzzle Jam Anak Kelompok A Di Tk Al-Hidayah Cabean Kota Blitar. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Suminah S.Pd. M.Pd. (II) Drs. Sunyoto S.Pd. M.Si Kata Kunci mengenal lambang bilangan 1-10 permainan puzzle jam Hasil observasi awal anak kelompok A di TK Al-Hidayah Cabean Kota Blitar menunjukkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 dari 15 anak yang tuntas mengenal lambang bilangan 1-10 hanya 4 anak dengan persentase 26 66% sedangkan 11 anak belum tuntas dengan persentase 73 33%. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran yang monoton dan kurang variatif media yang digunakan hanya berupa papan tulis dan buku lembar kerja siswa serta jarang dilakukan permainan. Untuk mengatasi permasalahan maka diadakan penelitian dengan tujuan mendikripsikan permainan puzzle jam dan meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 di kelompok A TK Al Hidayah Cabean Kota Blitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dua siklus tiap-tiap siklus terdiri dari 4 tahapan (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan (4) refleksi. Metode pengumpulan data observasi dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dan aktivitas anak cenderung meningkat menghasilkan persentase 81 8 % dengan kualifikasi baik dari pertemuan 1meningkat menjadi 90 9% dengan kualifikasi sangat baik pada pertemuan 2 dan meningkat lagi pada siklus II pertemuan 1 dan pertemuan 2 menghasilkan persentase 100% dnegan kualifikasi sangat baik. Untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 rata-rata skor pada pra tindakan sebesar 2 26 menjadi 2 23 pertemuan 1 meningkat lagi pada pertemuan 2 menajadi 2 6. Pada siklus II meningkat menjadi 3 06 pada pertemuan 1 dan meningkat kembali menjadi 3 26 dengan kualifikas kurang sekali. Persentase keberhasilan pada pra tindakan sebesar 26 66% dengan kualifikasi kurang sekali menjadi 44 15% dengan kualifikasi kurang pada pertemuan 1 meningkat menjadi53 33% dengan kualifikasi kurang pada pertemuan 2 siklus I dan pada siklus II meningkatkan menjadi 86 66% dengan kualifikasi dangan meningkat menjadi 93 3% dengan kualifikasi sangat baik pada siklus II. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan puzzle jam dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A di TK Al-Hidayah Cabean Kota Blitar. Melihat keberhasilan penerapan permainan puzzle jam disarankan agar guru menggunakan permainan puzzle jam untuk kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10.