Skripsi
Penerapan pendekatan quantum teaching pada pendidikan seni budaya di SMA Negeri 8 Kediri / Eka Damayanti
Abstrak
ABSTRAK Damayanti Eka. 2016. Penerapan Pendekatan Quantum Teaching pada Pendidikan Seni Budaya di SMA Negeri 8 Kediri. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Moeljadi Pranata M.Pd. Kata kunci pendekatan pembelajaran quantum teaching seni budaya Seni budaya merupakan matapelajaran yang dapat mengasah multi-kecerdasan siswa. Multi-kecerdasan tersebut mencakup kecerdasan pengetahuan tentang seni dan budaya keterampilan berkarya dan kepekaan rasa. Kepekaan rasa meliputi kepekaan rasa keindahan dan kepekaan rasa ketika berinteraksai. Namun observasi awal menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran seni budaya di sekolah mengalami berbagai permasalahan salah satunya pada penggunaan pendekatan atau metode mengajar guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan pendekatan pembelajaran quantum teaching dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran respon belajar siswa dan hasil belajar siswa dan hasil penerapan pendekatan pembelajaran quantum teaching jika dibandingkan dengan hasil penerapan metode ceramah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 8 Kediri dengan jumlah responden 66 siswa dan seorang guru. Instrumen penelitian berupa angket tertutup wawancara observasi dan studi dokumen. Hasil analisis dengan teknik analisis data deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian Penerapan Pendekatan Quantum Teaching pada Pendidikan Seni Budaya di SMA Negeri 8 Kediri yakni (1) kegiatan pembelajaran pendekatan pembelajaran quantum teaching memiliki tahapan yang lebih runtut dan terorganisir dibandingkan dengan metode ceramah (2) respon belajar siswa dengan pendekatan pembelajaran quantum teaching mengalami peningkatan yang signifikan hinga 87 5% (minat) 87 5% (keaktifan) 100% (motivasi) jika dibandingkan dengan penerapan metode ceramah (3) hasil rata-rata nilai kognitif lebih tinggi yaitu 87 8 jika dibandingkan dengan penerapan metode ceramah dengan rata-rata nilai kognitif 69 6 desain ragam hias kelas penerapan pendekatan pembelajaran quantum teaching menggunakan jenis objek dan teknik yang lebih beragam jika dibandingkan dengan kelas penerapan metode ceramah sikap siswa kelas penerapan pendekatan pembelajaran quantum teaching memiliki hasil nilai sikap yang lebih baik mudah diukur dibandingkan dengan nilai sikap kelas penerapan metode ceramah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses pembelajaran dengan penerapan pendekatan pembelajaran quantum teaching berjalan lebih terorganisir dan sesuai. Respon belajar siswa meliputi minat keaktifan dan motivasi belajar mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil belajar pada ketiga aspek penilaian yaitu kognitif psikomotor dan sikap memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan kelas dengan penerapan metode ceramah. Saran yang diberikan adalah menerapkan pendekatan pembelajaran quantum teaching pada pembelajaran yang lain melaksanakan pendekatan pembelajaran quantum teaching dengan lebih inovatif dan menarik dan penerapan pendekatan pembelajaran quantum teaching pada mata pelajaran seni budaya lebih baik jika dilaksanakan pada awal pembelajaran.