Skripsi
Sintesis nanokomposit Ag-Fe3O4 dengan metode reduksi / Dewi Anggraini Sudarto
Abstrak
ABSTRAK Sudarto Dewi A. 2016. Sintesis Nanokomposit Ag-Fe3O4 dengan Metode Reduksi. Skripsi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hj. Fauziatul Fajaroh M.S. (II) Dr. Nazriati M.Si. Kata Kunci Ag-Fe3O4 nanokomposit metode reduksi. Magnetit (Fe3O4) merupakan oksida besi yang kuat sifat magnetisnya tetapi mudah teroksidasi. Ketahanan oksidasi magnetit akan meningkatkan jika permukaannya dilapisi dengan suatu bahan antara lain perak. Sintesis komposit Ag-Fe3O4 ini dapat dilakukan dengan metode reduksi. Mula-mula ion Ag diadsorpsikan pada permukaan magnetit kemudian ion tersebut direduksi sehingga terbentuk Ag-Fe3O4. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap proses ini adalah konsentrasi NaOH sebagai akselerator dan perbandingan mol perak nitrat terhadap glukosa sebagai agen pereduksi. Tujuan penelitian ini adalah mensntesis komposit Ag-Fe3O4 dengan metode tersebut dan mempelajari pengaruh konsentrasi NaOH serta perbandingan mol AgNO3 terhadap glukosa pada karakter partikel nanokomposit Ag-Fe3O4 yang dihasilkan. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap utama. Pertama sintesis nanopartikel magnetit secara elektrokimia yaitu melalui elektro-oksidasi besi dalam air. Kedua sintesis nanokomposit Ag-Fe3O4 dengan metode reduksi pada konsentrasi NaOH dan perbandingan mol AgNO3 terhadap glukosa yang bervariasi. Proses sintesis komposit Ag-Fe3O4 terdiri dari dua tahap yaitu adsorpsi Ag pada permukaan Fe3O4 dan reduksi Ag menjadi Ag dengan reduktor glukosa. Proses adsorpsi dilakukan dengan sonikasi larutan AgNO3 dan Fe3O4 pada frekuensi 42 kHz selama 20 menit untuk mempermudah perak teradsorpsi pada permukaan magnetit dan memecah aglomerasi magnetit. Ketiga karakterisasi nanokomposit Ag-Fe3O4 yang dihasilkan yang meliputi XRD XRF dan SEM-EDX. Hasil analisis XRD XRF dan SEM-EDX menunjukkan bahwa nanokomposit Ag-Fe3O4 telah berhasil disintesis. Konsentrasi NaOH dan perbandingan mol AgNO3 terhadap glukosa berpengaruh terhadap karakter partikel yang dihasilkan. Pada penelitian ini diperoleh kondisi optimum sintesis ditinjau dari kedua parameter tersebut.