Skripsi
Peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran mind mapping pada mata pembelajaran PKn kelas III SDN Kunir 01 Kabupaten Blitar / Heny Anas Ubaidi
Abstrak
ABSTRAK Ubaidi Heny Anas. 2016. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping pada Mata Pembelajaran PKn Kelas III SDN Kunir 1 Kabupaten Blitar. Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Tri Murti S.Pd. M.Pd. (2) Dra. Sri Murdiyah M.Pd. Kata Kunci hasil belajar PKn sekolah dasar model mind mapping Hasil observasi yang dilakukan peneliti di kelas III SDN 1 Kunir Kabupaten Blitar pada proses pembelajaran PKn menunjukan (1) guru menyampaikan materi keberagaman budaya dengan metode pembelajaran ceramah (2) siswa disuruh untuk mencatat semua apa yang disampaikan oleh guru sehingga waktu pembelajaran habis untuk mencatat (3) tidak ada penggunaan media dalam pembelajaran sehingga siswa sulit menerima materi pelajaran dan ramai sendiri. Hal ini berdampak pada hasil tugas yang dikerjakan hanya 9 siswa (47 4%) dari 19 yang mendapat nilai di atas KKM. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendiskripsikan pelakasanaan model Mind Mapping dalam pembelajaran PKn dan (2) mendiskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn melalui penerapan model Mind Mapping. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi dan (4) refleksi. Pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara tes dokumentasi dan catatan lapangan. Analisis data diawali dengan reduksi data penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Mind Mapping dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran PKn tentang keberagaman budaya Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan aktivitas guru sebesar (69 5%) dengan kategori kurang baik pada siklus I dan meningkat menjadi (86 9%) dengan kategori baik pada siklus II dan untuk aktivitas siswa juga meningkat dari (60 4%) dengan kategori kurang baik pada siklus I meningkat lagi menjadi (81 5%) dengan kategori baik pada siklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami mengalami peningkatan dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan adalah 61 8 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar (47 4%) ketuntasan ini dikategorikan tidak baik. Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi (67 6) ketuntasan belajar klasikal sebesar (63 1) dengan kategori kurang baik. Selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 76 8 ketuntasan klasikal sebesar 89 4% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dari hasil penelitian yaitu penerapan model pembelajaran Maind Mapping yang telah dilaksanakan dengan baik oleh guru dan diikuti dengan baik oleh siswa dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pembelajaran PKn materi keragaman budaya Indonesia yang semula kurang baik menjadi baik dan dapat meningkatkan aktivitas siswa dan. Peningkatan ini dapat dilihat dari kenaikan ketuntasan klasikal aktivitas siswa dan kenaikan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran Maind Mapping pada pembelajaran PKn pada materi keragaman budaya Indonesia.