Skripsi
Problematika guru mata pelajaran produktif dalam implementasi pembelajaran kurikulu, 2013 pada SMK Negeri 2 Trenggalek / Ervian Bayu Anggianto
Abstrak
ABSTRAK Anggianto Ervian Bayu. 2015. Problematika Guru Mata PelajaranProduktifdalamImplementasiPembelajaranKurikulum 2013 pada SMK Negeri 2 Trenggalek. Skripsi JurusanTeknikSipil FakultasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mujiyono M.Pd. (II) Drs. EkoSuwarno M.Ed. M.Pd. Kata Kunci problematika guru matapelajaranproduktif implementasipembelajaran Kurikulum 2013 Kurikulum 2013 dikembangkanberdasarkanprinsip yang berpusatpadapesertadidik mengembangkankreativitaspesertadidik menciptakankondisimenyenangkandanmenantangsertamenyediakanpengalamanbelajar yang bermuatannilaisikap. Namundemikian padakegiatanpembelajaranmatapelajaranproduktif di SMK Negeri 2 Trenggalek sebagianbesarpesertadidikmasihkurangaktifdalampembelajaran padahal guru sudahmelaksanakankegiatanpembelajaransesuaitahapan-tahapanstandar proses Kurikulum 2013. Tujuanpenelitianiniuntukmengetahuikendala-kendala guru dalammengimplementasikanpembelajaranKurikulum 2013 yang meliputi perencanaankegiatanintipembelajaran pelaksanaankegiatanintipembelajarandanpenilaianhasilbelajarpesertadidik. Penelitianinimenggunakanrancanganpenelitiandeskriptifkuantitatif.Variabelpenelitianiniadalahkendala-kendala yang dialami guru matapelajaranproduktifdalammenerapkankegiatanpembelajaranKurikulum 2013.Penelitianinimenggunakanpenelitianpopulasi denganresponden 28 guru matapelajaranproduktif SMK Negeri 2 Trenggalek. Teknikpengumpulan data menggunakanangket.Teknikanalisis data menggunakananalisisstatistikdeskriptif. Hasilpenelitianinimenunjukkan (1) padaperencanaankegiatanintipembelajaran kendala yang paling banyakdialami guru adalah guru kesulitandalammemilihmetodepembelajaran yang mampumendorongpesertadidikuntukbelajarsecaraaktif (2) padapelaksanaankegiatanintipembelajaran kendala yang paling banyakdialami guru adalah guru kesulitandalammemadukanpendekatansaintifikdenganpembelajaranberbasiskompetensidanpembelajaranberbasisproduksipada proses pembelajaran dan (3) padapenilaianhasilbelajarpesertadidik kendala yang paling banyakdialami guru adalah guru kesulitandalammemahamikonseppenilaian KI-1.