Skripsi
Peningkatan kemampuan memecahkan soal cerita dengan pembelajaran matematika realistik di kelas V SDN Bangelan 02 Kabupaten Malang / Lika Novianti
Abstrak
ABSTRAK Novianti Lika. 2016. Peningkatan Kemampuan Memecahkan Soal Cerita dengan Pembelajaran Matematika Realistik di Kelas V SDN Bangelan 02 Kabupaten Malang .Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekola Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Endang Setyo Winarni M.Pd (II) Drs. Goenawan Roebyanto M.Pd Kata Kunci peningkatan memecahkan soal cerita pembelajaran matematika realistik SD Berdasarkan hasil tes penjajakan dan wawancara baik dengan guru maupun siswa kelas V di SDN Bangelan 02 Kabupaten Malang ditemukan (1) guru masih dominan dalam pembelajaran (2) guru tidak menggunakan media pembelajaran (3) dalam pembelajaran pemecahan soal cerita siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru dan mengerjakan soal di buku paket (4) siswa kesulitan memahami soal cerita (5) siswa dalam memecahkan soal cerita masih belum mencantumkan hal yang diketahui ditanyakan jawab dan menuliskan jawaban dengan bahasa Indonesia yang benar. Berdasarkan temuan tersebut penelitian ini dicoba untuk menangani rendahnya kemampuan dalam memecahkan soal cerita dengan pembelajaran matematika realistik. Pembelajaran matematika realistik dipercaya dapat meningkatkan kemampuan memecahkan soal cerita. Ada pun tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan (1) penerapan pembelajaran matematika realistik pada siswa kelas V SDN Bangelan 02 Kabupaten (2) peningkatan aktivitas belajar dengan pembelajaran matematika realistik pada siswa kelas V SDN Bangelan 02 Kabupaten Malang (3) hasil belajar siswa dengan pembelajaran matematika realistik pada siswa kelas V SDN Bangelan 02 Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 4 maret 2016 sampai 11 maret 2016 di SDN Bangelan 02 Kacamatan Wonosari Kabupaten Malang dengan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dan menggunakan model dari Kemis MC.Taggart yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Hasil penelitian yang di peroleh adalah sebagai berikut (1) penerapan pembelajaran matematika realistik dengan langkah-langkah memahami masalah menyelesaikan masalah mendiskusikan dan membandingkan jawaban dan manarik kesimpulan nilai efektif (2) aktivitas belajar siswa meningkat tidak hanya sekedar menndengarkan dan menyelesaikan soal cerita peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 10 48% (3) rata-rata hasil belajar dalam memecahkan soal cerita meningkat dari siklus I ke siklus II sebanyak 16 48 dan ketuntasan klasikal mengalami peningkatan sebesar 28 57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran matematika realistik dinilai efektif dengan langkah-langkah memahami masalah menyelesaikan masalah mendiskusikan dan membandingkan jawaban dan manarik kesimpulan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dan kemampuan siswa dalam memecahkan soal cerita mengalami peningkatan. Oleh sebab itu disarankan guru menggunakan pembelajaran matematika realistik dalam mengajakan pemecahan soal cerita.