Skripsi
Penerapan permainan detektif koin untuk mengembangkan keterampilan berhitung permulaan pada anak kelompok B TK PKK Bina Ana Prasa Pakis / Feni Wulandari
Abstrak
ABSTRAK Wulandari Feni. 2016. Penerapan Permainan Detektif Koin Untuk Mengembangkan Keterampilan Berhitung Permulaan Pada Anak Kelompok B TK PKK Bina Ana Prasa. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Tumardi S.Pd M.Pd. (II) Evania Yafie S.Pd M.Pd. Kata Kunci Permainan Detektif Koin Keterampilan Berhitung Berdasarkan latar belakang mengenai keterampilan berhitung anak kelompok B TK PKK Bina Ana Prasa Pakis Malang yang masih rendah yaitu sebanyak 56% anak kelompok B2 belum mampu melakukan proses berhitung sederhana maka dilaksanakan penelitian ini. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang dilakukan kurang menarik bagi anak dan minimnya media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan permainan Detektif Koin untuk meningkatkan keterampilan berhitung permulaan dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan berhitung setelah dilakukan penerapan permainan Detektif Koin. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus Kemmis Mc Taggart dan dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah 25 anak kelompok B. Instrumen penelitian yang menjadi pedoman adalah lembar observasi dan refleksi yang dilakukan oleh guru kelas dan peneliti. Adapun data penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penerapan permainan detektif koin digunakan untuk meningkatkan keterampilan berhitung permulaan dengan indikator membilang/ menyebut urutan bilanganm 1-20 membilang dengan menunjuk benda menghubungkan/ memasangkan lambang bilangan dengan benda-benda sampai 10 menyebutkan hasil penambahan dengan benda sampai 10. Keterampilan berhitung anak kelompok B telah menunjukkan perkembangan dilihat dari persentase ketuntasan kelas pada saat observasi sebesar 44% setelah dilakukan tindakan siklus I telah meningkat menjadi 60%. Dikarenakan belum mencapai standar ketuntasan yaitu 8805 75% maka dilaksanakan siklus II dengan perbaikan tindakan guru yaitu dengan memberikan contoh secara langsung dalam melakukan permaian. Pada siklus II ketuntasan kelas meningkat menjadi 92%. Berdasarkan persentase ketuntasan kelas tersebut kemampuan berhitung penjumlahan anak kelompok B TK PKK Bina Ana Prasa mengalami perkembangan sebesar 32%. Sehingga permainan detektif koin mampu untuk mengembangkan keterampilan berhitung. Peneliti berharap permainan detektif koin dapat dijadikan referensi kegiatan belajar untuk mengembangkan keterampilan berhitung anak kelompok B. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan permainan detektif koin sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan mampu untuk membangun minat anak dalam belajar.