Skripsi
Pengembangan grafik pengendali individual berbasis distribusi trianggular (studi kasus di PT. Industri Marmer Indonesia Tulungagung (IMIT)) / Dea Mahda Citra Resmi
Abstrak
ABSTRAK Resmi Dea M. C. 2016. Pengembangan Grafik Pengendali Individual Berbasis Distribusi Triangular (Studi Kasus di PT. Industri Marmer Indonesia Tulungagung (IMIT)). Skripsi Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Ir. Hendro Permadi M.Si. Kata Kunci grafik pengendali individual Distribusi Triangular VGAM Grafik pengendali individual pada umumnya menggunakan distribusi Normal. Namun faktanya tidak semua data berdistribusi Normal. Seperti halnya data ketebalan marmer jenis dieng ukuran 30 30 12310 cm 12311 2 di PT Industri Marmer Indonesia Tulungagung (IMIT) yang berdistribusi Triangular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan grafik pengendali individual berdistribusi Triangular serta membandingkan distribusi Triangular dengan distribusi Normal. Distribusi Triangular merupakan salah satu distribusi peluang kontinu dengan 3 parameter yaitu nilai minimum a nilai maksimum b dan nilai yang paling mungkin m. Parameter dari distribusi Triangular diperoleh menggunakan metode dugaan kemungkinan maksimum dengan bantuan paket VGAM pada R. Nilai parameter untuk data ketebalan marmer jenis dieng ukuran 30 30 12310 cm 12311 2 adalah a 17.5 b 21.5 m 18.46057. Penelitian ini menghasilkan nilai batas pengendali dan garis pusat untuk distribusi Triangular dengan nilai dari garis pusat sama dengan nilai dari rata-rata distribusi Triangular yaitu 19.1535233. Nilai dari batas pengendali bawah menggunakan persentil 0.00135 dari distribusi Triangular yang menghasilkan 17.572021. Untuk nilai dari batas pengendali atas menggunakan persentil 0.99865 dari distribusi Triangular yang menghasilkan 21.371887. Nilai dari garis pusat dan batas pengendali yang dihasilkan digunakan untuk membuat grafik pengendali individual berdistribusi Triangular. Untuk grafik pengendali individual berdistribusi Normal dihasilkan nilai garispusat sebesar 19.177 batas pengendali bawah nya adalah 16.9858363 serta nilai batas pengendali atasnya adalah 21.9868363. Panjang selang batas pengendali untuk grafik pengendali individual berdistribusi Normal yaitu 5.617675 lebih lebar dibandingkan panjang selang batas pengendali grafik pengendali individual berdistribusi Triangular yatiu 3.8116156. Ketika menggunakan distribusi Triangular terdapat satu data yang melanggar tes. Sedangkan ketika menggunakan distribusi Normal tidak ada data yang melanggar tes. Pada kasus ini grafik pengendali berbasis distribusi Triangular lebih peka dibandingkan I-Chart.