Tesis
Pengembangan media video pembelajaran IPS berbasis kearifan lokal (studi pada kelas VII SMP Negeri 4 Malang) / Dozier Adventus Siregar
Abstrak
ABSTRAK Siregar Dozier Adventus.2016. Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal (Studi Pada Kelas VII SMP Negeri 4 Malang). Tesis Pendidikan Dasar IPS Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sudarmiatin M.Si (II) Dr. Ach. Amirudin M.Pd. Kata Kunci pengembangan video pembelajaran IPS Kelas VII SMP Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang tujuannya adalah untuk mengembangkan video pembelajaran dengan materi potensi dan sebaran sumber daya alam Indonesia. Keunggulan dari penelitian ini ditunjukkan pada video yang memuat atau menonjolkan bentuk kearifan lokal yang ada di daerah Malang. Kearifan lokal berupa potensi sumber daya alam udara air hutan tambang laut sehingga kearifan lokal di daerah Malang dapat dijaga secara arif agar potensi sumber daya alam dapat terjaga sampai ke generasi berikutnya. Pengembangan media video pembelajaran ini menggunakan modek Dick And Carey. Dimana langkah-langkahnya adalah (1) Analisis kebutuhan dan tujuan (2) Analisis pembelajaran (3) Analisis pembelajaran dan kontesk (4) Merumuskan tujuan khusus (5). Mengembangkan instrumen (6) Mengembangkan strategi pembelajaran (7) Mengembangkan dan memilih bahan pelajaran (8) Merancang dan melakukan evalusia formatif (9) Melakukan revisi (10) Evaluasi sumatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam pengembangan ini adalah angket dan tes hasil belajar siswa berupa soal tes. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa (1) Data dari ahli desain dan media menyatakan bahwa video pembelajaran potensi dan sebaran sumber daya alam Indonesia mencapai persentase 86 08% dengan kualifikasi valid atau layak (2) Data dari Ahli materi pembelajaran mencapai persentase 89 5% dengan kualifikasi valid atau layak (3) Data dari hasil uji coba perorangan mencapai persentase 87 14 dengan kualifikasi valid atau layak (4) Data dari hasil uji coba kelompok kecil mencapai persentase 84 5% dengan kualifikasi cukup valid atau cukup layak (5) Data dari hasil uji coba kelompok besar (lapangan) mencapai persentase 86 1% dengan kualifikasi valid atau layak (6) Data tes hasil belajar sumatif sesuai dengan konversi kriteria tingkat keberhasilan siswa diperoleh persentase 87 5%.