Skripsi
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan pendekatan penemuan terbimbing materi lingkaran kelas VIII / Nita Diarningrum
Abstrak
ABSTRAK Diarningrum Nita. 2016. Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dengan Pendekatan Penemuan Terbimbing Materi Lingkaran Kelas VIII. Skripsi Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Sudirman M.Si. Kata Kunci lembar kegiatan siswa penemuan terbimbing lingkaran Kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola pikir yaitu pembelajaran lebih berpusat pada siswa dan dari pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif menyelediki. Hasil dari fase penelitian awal diperoleh informasi bahwa dalam kegiatan pembelajaran matematika metode yang lebih dominan digunakan oleh guru adalah metode ceramah. Dalam pembelajaran dengan pendekatan penemuan terbimbing konsep yang belum diketahui siswa tidak diberikan secara langsung dari guru kepada siswa melainkan siswa aktif untuk mengonstruk konsep tersebut. Guru belum membuat LKS dan menggunakannya dalam pembelajaran sedangkan salah satu fungsi LKS adalah sebagai bahan ajar yang dapat mengurangi dominansi guru dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif. Oleh karena itu LKS dengan pendekatan penemuan terbimbing diharapkan menjadi bahan ajar yang tepat untuk memfasilitasi siswa aktif mengonstruk konsep. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan LKS dengan pendekatan penemuan terbimbing materi lingkaran kelas VIII yang valid efektif dan praktis.Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri atas tiga fase yaitufase penelitian awal (preliminary research) fase pengembangan atau membuat prototipe (development or prototyping) dan fase assessment. Pada fase assessment dilakukan kegiatan validasi terhadap prototipe 1 LKS sehingga diperoleh skor kevalidan V_T adalah 3 343 (valid) berdasarkan saran dari validator maka prototipe 1 LKS direvisi sehingga dihasilkan prototipe 2 LKS. Kegiatan uji coba dilakukan terhadap 29 siswa kelas VIII. Berdasarkan hasil observasi aktivitas guru diperoleh skor kepraktisan prototipe 2 LKS K_T adalah 3 49 (praktis). Berdasarkanhasil observasi aktivitas siswa diperoleh skor rata-rata aktivitas siswa A_Tadalah 3 36 atau aktivitas siswa termasuk tinggi hasil belajar siswa tuntas secara klasikal yang ditunjukkan dengan sebanyak 82 7% dari subjek coba memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan 81 dan berdasarkan angket respon siswa diperolehskor rata-rata respon siswa R 773 _Tadalah 3 28 sehingga respon siswa terhadap LKS positif dari ketiga indikator tersebut disimpulkan bahwa prototipe 2 LKS efektif. Prototipe 2 kemudian menjadi prototipe akhir LKS sehingga diperoleh LKS dengan pendekatan penemuan terbimbing materi lingkaran kelas VIII yang valid praktis dan efektif.