UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pemodelan 3D bidang gelincir zona rawan longsor menggunakan metode geolistrik resistivitas: studi kasus perbukitan Klemuk, Kota Batu / Rohmatul Uluwiyah

Uluwiyah, Rohmatul - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Uluwiyah Rohmatul. 2016. Pemodelan 3D Bidang Gelincir Zona Rawan Longsor Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas (Studi Kasus Perbukitan Klemuk Kota Batu). Skripsi Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Sujito S.Pd M.Si. (II) Daeng Achmad Suaidi S.Si M.Kom. Kata Kunci Longsor Bidang Gelincir Geolistrik Resistivitas Res2dinv 3.55 Voxler 3 Tanah longsor merupakan proses pergerakan material penyusun lereng yang meluncur atau merosot ke arah kaki lereng dan dapat menyebabkan kerugian materil dan immateril. Suatu daerah dinyatakan memiliki potensi longsor jika memiliki bidang luncur/gelincir berupa lapisan di bawah permukaan tanah yang semi-permiabel dan lunak. Salah satu upaya untuk meminimalisir kerugian akibat tanah longsor adalah identifikasi struktur bawah permukaan tanah zona rawan longsor. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner-schlumberger dan dilakukan di Perbukitan Klemuk Kota Batu. Data resistivitas semu dan topografi diukur pada 4 lintasan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 95x190 m. Bidang gelincir dapat diketahui dari kontras resistivitas antara dua lapisan batuan yang berdekatan. Berdasarkan hasil interpretasi Res2dinv 3.55 dan Voxler 3 didapatkan nilai resistivitas bidang gelincir sebesar 37-91 7 8486 m 54 9 120 8486 m 44 3 105 8486 m dan 89 7 146 8486 m secara berturut-turut untuk lintasan pertama kedua ketiga dan keempat. Bidang gelincir pada perbukitan Klemuk Kota Batu berupa lapisan lempung (clay) dengan kedalaman 3 88-34 6 m di bawah permukaan tanah dan berbentuk rotational slip. Strike dan dip terletak pada bidang koordinat 7 8304 51 22 4 LS s/d 7 8304 51 31 3 LS dan 112 8304 29 26 2 BT s/d 112 8304 29 28 4 BT serta pada koordinat azimuth N 0 8304 E/30 74 8304 N. Dengan demikian potensi longsor diperkirakan mengarah ke timur dan jenis longsor yaitu longsoran rotasi.


Informasi Detail
DDC
Rs 551.307 ULU p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2016.
Deskripsi Fisik
x, 90 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02081/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2016
Subjek
1. TANAH LONGSOR - ANALISIS
2. LANDSLIDE HAZARD ANALYSIS

Pembimbing
1. Sujito ; 2. Daeng Achmad Suaidi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik