Skripsi
Pelaksanaan budaya demokrasi di sekolah (di SMP Negeri 2 Cluring Kabupaten Banyuwangi) / Irva Nurul Hadining Larasati
Abstrak
ABSTRAK Larasati IrvaNurul. 2012. PelaksanaanBudayaDemokrasi di Sekolah (Di SMP Negeri 2 CluringKabupatenBanyuwangi).Skripsi Program StudiPendidikanPancasiladanKewarganegaraan FakultasIlmuSosialUniversitasNegeri Malang.Pembimbing (1) Dr. Sri Untari M.Si (2) Dr. DidikSukriono SH M.Hum. Kata Kunci Pelaksanaan BudayaDemokrasi Sekolah Sekolahmerupakantonggakdasarpenanamanbudayademokrasibagipenerusbangsa karena di sinilahbertemudenganberbagaimacampikiran-pikiran watak karakter budaya dan agama.Sekolahsebagailembagapendidikanmemilikiperanutamadalammenumbuhkanbudayademokrasi di kalanganpelajar.Olehkarenaitu sekolahharusmenampilkanbudayademokrasidalampendidikannya. Penelitianinibertujuanuntuk (1) pelaksanaanbudayademokrasi di SMP Negeri 2 CluringBanyuwangi (2) faktor-faktorpendukungdanpenghambatpelaksanaanbudayademokrasi di SMP Negeri 2 CluringBanyuwangi (3) solusimengatasipermasalahanpelaksanaanbudayademokrasi di SMP Negeri 2 CluringBanyuwangi. Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahpenelitiankualitatif.Subjekdalampenelitianadalahsiswa SMP Negeri 2 CluringKabupatenBanyuwangi.Data yang digunakanadalahobservasi angket wawancara dokumentasi.Sedangkanteknikanalisis data menggunakanreduksi data penyajian data. Hasilpenelitian yang diperolehdaripenelitiadalah (1) Pelaksanaanbudayademokrasi di sekolahmelaluipemilihananggotakepengurusan OSIS pemilihanpenguruskelas (2) faktorpendukungdanpenghambatpelaksanaanbudayademokras di sekolah Sekolahmenyediakansaranadanprasarana sekolahmelibatkansiswasecaralangsungdalampelaksanaanpemilihananggotakepengurusan OSIS program sekolahyaituOrganisasiSiswa Intra Sekolahbertujuanmencapaitujuanbersama di sekolah tersedianyadanauntuk program kerja siswatanpaditunjukmaumengajukandirimenjadipenguruskelas saat proses pemilihanpenguruskelassiswamaumemberikansuaranya adanyabermusyawarah segiwaktu golput memilihlebihdarisatusuratsuara perbedaanpendapat siswaramaisaatpemilihanpenguruskelas memilihpenguruskelaslebihdarisatu (3) Solusiuntukmengatasipermasalahanpelaksanaanbudayademokrasi di sekolahsegiwaktu pelaksanaankegiatandiadakanpadaharijum atdansabtu golputsekolahmemberikanabsendenganketeranganalfa siswadiberibinaankesiswaan perbedaanpendapatharussalingmenghargai peringatan yang tegas agar tidakramai diberibinaanolehwalikelas. Hasilpenelitiantersebutdisarankanpihaksekolahsebaiknyamembuatkebijakandanmemecahkanmasalahpelaksanaanbudayademokrasi bergunasebagaisumberbelajarmelatihsikapkritisdanilmiahgunamenanggapipelaksanaanbudayademokrasi di sekolah diharapkansebagaibahankajiandalammengembangkanmisipendidikanyang telahditerapkandansebagaipembandingpemecahanmasalahpelaksanaanbudayademokrasi di sekolah.