UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan antara tayangan erotika di pornomedia terhadap perilaku seksual siswa kelas XI IIS SMAN 9 Malang / Zunita Nur Cahyani

Cahyani, Zunita Nur - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Cahyani Zunita Nur. 2015. Hubungan antara Tayangan Erotika di Pornomedia dengan Perilaku Seksual Siswa Kelas XI IIS SMA Negeri 9 Malang. Skripsi jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Carolina Ligya Radjah M.Kes (II) Dr. Blasius Boli Lasan M.Pd. Kata Kunci media massa tayangan erotika perilaku seksual remaja Media massa sering digunakan sebagai alat mentransformasikan informasi di antara masyarakat. Media dapat menjadi sumber potensial pada pengetahuan seksual remaja dan perilakunya. Terpaan media massa berkonten seksual saat ini telah berperan memberikan informasi tentang perilaku seks yang tidak baik terhadap remaja. Media massa yang mengandung tayangan erotika dapat merangsang remaja yang ingin tahu tentang hal yang berbau seksual dan ingin meniru apa yang ia dengar dan lihat dari media massa sebagai bagian dari proses belajar. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tiga hal yaitu tayangan erotika di pornomedia perilaku seksual siswa kelas XI IIS SMAN 9 Malang dan untuk mengetahui hubungan antara tayangan erotika di pornomedia dengan perilaku seksual siswa kelas XI IIS SMAN 9 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Subyek penelitian yang diambil adalah siswa siswi kelas XI IIS SMAN 9 Malang yang berjumlah 87 orang. Instrumen yang digunakan berupa alat ukur skala tayangan erotika dan skala perilaku seksual. Kegiatan analisis data dilakukan mulai dari uji normalitas uji hipotesis uji linieritas dan uji korelasi. Uji coba skala dilakukan kepada 40 orang dengan menghasilkan reliabilitas pada skala tayangan erotika sebesar 0 947 dan pada skala tayangan erotika sebesar 0 953. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa siswa yang menonton tayangan erotika berada pada tingkat tinggi. Siswa yang melakukan aktivitas seksual juga berada dalam tingkat tinggi. Analisis korelasi menunjukkan rxy 0 212 p 0 049 945 0 05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tayangan erotika dengan perilaku seksual remaja. Saran diberikan kepada pendidik khususnya konselor untuk bekerjasama dengan pihak sekolah dan guru agama untuk menyediakan layanan yang baik dalam mencari informasi dan menutup seluruh akses internet yang berbau pornografi di sekolah untuk siswa agar dapat menyaring segala informasi yang diterima terutama informasi mengenai berita yang mengandung seksual agar tidak salah dalam mengartikan informasi tersebut untuk orang tua agar memperhatikan apa yang ditonton anaknya ketika di rumah agar terhindar dari perilaku seksual yang tidak diinginkan dan untuk peneliti selanjutnya agar penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk melakukan penelitian yang mendalam tentunya dengan melihat faktor-faktor lain.


Informasi Detail
DDC
Rs 155.32 CAH h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling, 2016.
Deskripsi Fisik
ix, 107 lembar : il. , tab. 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02332/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2016
Subjek
1. SEKSUAL, PERILAKU
2. SEX, BEHAVIOR

Pembimbing
1. Carolina Ligya Radjah ; 2. Blasius Boli Lasan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik