Skripsi
Manajemen quality assurance sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah (studi kasus di SDIT Insan Permata Malang) / Brenda Resti Febrianti Kalimantara
Abstrak
ABSTRAK Kalimantara B.R.F. 2016. Manajemen Quality Assurance Sebagai Upaya Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Sekolah (Studi Kasus di SDIT Insan Permata Malang). Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Ahmad Yusuf Sobri S.Sos. M.Pd. (2) Desi Eri Kusumaningrum S.Pd M.Pd. Kata kunci quality assurance kepercayaan masyarakat. Penjaminan mutu pendidikan merupakan kegiatan mandiri oleh lembaga pendidikan tertentu oleh karena itu harus disusun dirancang dan diimplementasikan sesuai kehendak sekolah. Tuntutan masyarakat atas pendidikan menimbulkan keinginan untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu bagi anaknya. Sehingga dari pernyataan tersebut akan memunculkan sebuah pertanyaan bagi pemimpin sekolah swasta Apakah sekolah itu harus bermutu terlebih dahulu baru mahal Ataukah harus mahal terlebih dahulu baru bermutu . Masyarakat mulai berani mengeluarkan dana yang lebih besar (investasi) asalkan sekolah yang dipilihnya memang memberikan jaminan mutu (quality assurance) kepada semua peserta didiknya. Hal ini dipandang sebagai sebuah kesempatan emas bagi sekolah swasta untuk merebut kepercayaan masyarakat agar mereka setuju menempatkan anak-anaknya ke sekolah yang menawarkan jaminan mutu (quality assurance). Fokus penelitian ini adalah (1) proses perumusan Quality Assurance(QA) (2) implementasi QA saat pembelajaran (3) faktor pendukung dan penghambat implementasi QA (4) solusi untuk mengatasi hambatan implementasi QA. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus. Peneliti ingin menemukan dan menganalisis masalah yang ada lebih mendalam menyeluruh dan utuh serta penelitian terfokus pada satu latar yaitu SDIT Insan Permata Malang. Penelitian ini dilakukan secara langsung oleh peneliti di lapangan dan peneliti bertindak sebagai instrumen kunci yang merencanakan melaksanakan mengumpulkan data menganalisis data dan melaporkan hasil penelitian. Pengumpulan data yang relevan guna menjawab fokus penelitian dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data dengan wawancara observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis selama pengumpulan data dan setelah pengumpulan data. Data yang telah dianalisis kemudian dicek keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi pengecekan anggota meningkatkan ketekunan dan referensi. Temuan penelitian ini meliputi (1) latar belakang penerapan QA merupakan instruksi dari JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) dan juga merupakan kebutuhan sekolah perumus QA dan program kerjanya yaitu Yayasan Kepala Sekolah Waka Kurikulum dan Waka Kesiswaan beserta koordinator bidang masing-masing kemudian juga dilakukan monitoring dan evaluasi secara bottom up (2) implementasi kriteria QAdibagi setiap bulan sebelum pembelajaran guru mempersiapkan RPP dan modul proses pembiasaan QA dilakukan sepanjang pembelajaran mulai dari kegiatan awal inti maupun penutup monitoring dan evaluasi dilakukan saat rapat (3) Faktor pendukung peran orangtua yang aktif guru yang memahami program kerja program kerja yang baik dan evaluasi secara cermat. Faktor penghambat pembiasaan peserta didik yang berbeda pemikiran orang tua yang tidak sejalan guru yang kompetensinya kurang sarana dan prasarana yang belum lengkap dan penentuan parameter nilai (4) solusinya yaitu koordinasi antara guru waka dan kepala sekolah dan yayasan upgrade guru seperti pelatihan optimalkan KKG (Kelompok Kerja Guru) di sekolah hafalan bersama bagi guru juga terdapat supervisi program remidi bagi yang kurang kelas khusus untuk pembelajaran Al-Qur an penelusuran bagi beberapa peserta didik yang bemasalah mencari kelebihan sumber dana yang memungkinkan untuk digunakan melengkapi sarana dan prasarana peemberian pengertian terhadap orang tua peserta didik mengenai pembelajaran peserta didik dan melakukan penilaian diri oleh peserta didik yang nantinya dipadukan dengan penilaian guru. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini dapat disarankan bagi (1) Kepala SDIT Insan Permata Malang diharapkan memperluas ranah QA pada aspek Sumber Daya Manusia (SDM) Hubungan Sekolah dan Masyarakat (humas) sarana dan prasarana serta layanan khusus (2) Waka Kurikulum dan Kesiswaan SDIT Insan Permata Malang diharapkan agar QA menjadi sebuah tolak ukur penilaian sekolah terhadap kenaikan kelas maupun kelulusan peserta didik (3) Guru SDIT Insan Permata Malang untuk meningkatkan partisipasi orang tua dengan mewajibkan pengisian buku penghubung yang dilakukan oleh orang tua mengenai kegiatan peserta didik di rumah tiap harinya (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan diharapkan agar jurusan dapat lebih luas lagi dalam mengkaji tentang Quality Assurance di sekolah sebagai pendalaman dalam ilmu manajemen pendidikankhususnyamatakuliahManajemenMutu Terpadu (5) Peneliti lain untuk menyempurnakan teori hasil penelitian yang telah ditemukan dan yang belum dibahas secara mendetail pada penelitian ini seperti pengamatan lebih mendalam tentang sosialisasi QA dan proses perumusan program kerja QA.