Skripsi
Peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui model kooperatif tipe TGT pada siswa kelas IV SDN Saptorenggo 3 Kabupaten Malang / Elis Choridah
Abstrak
ABSTRAK Choridah Elis. 2016. PeningkatanAktivitasdanHasilBelajar IPS Melalui Model KooperatifTipe TGT PadaSiswaKelas IV SDN Saptorenggo 3 Kabupaten Malang. Skripsi Program StudiPendidikan Guru SekolahDasar JurusanKependidikanSekolahDasardanPraSekolah FakultasIlmuPendidikanUniversitasNegeri Malang. Pembimbing(I) Dr. I Made Suardana S.Pd. M.Pd. Pembimbing(II) Drs. H. Syaiful Imam S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Model KooperatifTipeTeam Game Tournament (TGT) IPS SD Aktivitasbelajar HasilBelajar. Model pembelajaransebagaisalahsatukomponenpembelajaran yang diterapkanuntukmempermudahsiswadalambelajar. Penerapan model pembelajaran yang bervariasidalampembelajarandiharapkandapatmeningkatkanaktivitasdanhasilbelajarsiswa. Namunberdasarkanobservasi yang dilakukanpeneliti di SDN Saptorenggo 3 Kabupaten Malang khususnya di kelas IV saatpembelajaran IPS terlihataktivitasbelajarsiswamasihtergolongrendah. Hal tersebutterbuktiketika guru menjelaskanmateridenganmenggunakanmetodeceramah sehinggaaktivitasbelajarsiswasangatrendah. Berdasarkanhasilulanganharianpertamadari 30 siswa sejumlah 10 siswaatausekitar 33% yang mendapatnilai di atas KKM. Olehsebabitu penelitimenggunakan model TGT untukmeningkatkanaktivitasdanhasilbelajarsiswakelas IV dalampembelajaran IPS.Tujuanpenelitianuntukmerancang RPP sesuai model TGT danmeningkatkanaktivitasdanhasilbelajar IPS kelas IV. Model TGT merupakansalahsatutipedari model pembelajarankooperatif yang terdiridaritahappresentasikelas tahapdiskusikelompok tahapgame tournament dantahaprekognisitim.Hasilbelajardifokuskanpadaranahkognitif yang diambildarinilaitestulispadasetiappembelajaran. Penelitianinimenggunakanpendekatanpenelitiandeskriptif jenispenelitiankualitatif danrancangan PTK model KemmisdanTaggart yang terdiridaritahapperencanaan pelaksanaan pengamatan danrefleksi.Penelitiberkolaborasidengan guru kelas IV dantemansejawatpeneliti. Penelitimenggunakanteknikobservasi wawancara dokumentasi catatanlapangan dantestulisuntukmengumpulkan data dalampenelitianini. Aktivitassiswapadasetiapsiklusmeningkatsebesar 33% darisiklus I rata-rata 46 5% kesiklus II rata-rata 79 5%. Ketuntasanbelajarsiswapadasiklus I mencapai 47 5% danpadasiklus II mencapai 77 5%. Hasilbelajardarisiklus I kesiklus II mengalamipeningktansebesar 30%. Berdasarkanhasilpenelitian setelahmenerapkan model TGT keaktifansiswadanhasilbelajarnyamulaimengalamipeningkatanataudikatakantuntas sebabjumlahsiswa yang mencapai target ketuntasantelahmencapai 75%. Padapenelitianselanjutnyadisarankansupaya guru ataupenelitiuntukmempertimbangkanmateridanwaktu yang akandigunakanpenelitian agar dapatterlaksanasecaralebihefektifdanefisien.