Skripsi
Analisis tanggapan siswa terhadap penggunaan media tayangan power point yang disusun oleh guru dalam pembelajaran pengantar ekonomi bisnis dan dasar-dasar perbankan pada siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Malang (studi pada siswa kelas X-AK-3) / Uc
Abstrak
ABSTRAK Sari Ucik Nita. 2016. Analisis Tanggapan Siswa Terhadap Penggunaan Media Tayangan Power Pointyang Disusun oleh Guru dalam Pembelajaran Pengantar Ekonomi Bisnis dan Dasar-dasar Perbankan pada Siswa Kelas X Program Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Malang Kelas X-AK-3. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Agung Haryono S.E. M.P. Ak (II) Drs. Mardono M.Si Kata kunci Tanggapan Siswa Media TayanganPower Point Guru Media merupakan suatu alat yang digunakan sebagai penunjang pembelajaran. Salah satu faktor yang ada di luar individu adalah tersedianya media pembelajaran yang memberi kemudahan bagi siswa untuk mempelajari materi pembelajaran sehingga menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi.Media pembelajaran yang dibuat dapat meningkatkan motivasi dan semangat kegiatan pembelajaran dikelas. Salah satu media pembelajaran yang paling sering digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi adalah tayanganPower Point. Sehingga timbul suatu fenomena tanggapan siswa terhadap penggunaan media tersebut. Selain itu yang perlu diketahui adalah tentang ketertarikan kesulitan upaya siswa mengatasi kesulitan dan kesan sekaligus saran siswa dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan menggunakan media tayangan Power Point. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Kegiatan analisis data dimulai dari satuan analisis yang sempit menuju deskripsi yang detail atau pernyataan penting dari hasil wawancara yang dijadikan tema. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh lima simpulan hasil penelitian. (1) Ketertarikan siswa terhadap media tayangan Power Point yaitu apabila slide yang ditayangkan merupakan ringkasan materi dan dijelaskan poin-poin penting dari ringkasan tersebut. Siswa merasa lebih tidak bosan dan tidak tegang dalam menerima materi adalah Power Pointyang disertai dengan animasi atau video dalam konteks pembelajaran. (2) Ketidaktertarikan siswa terletak pada kondisi sekarang menyatakan bahwa guru terkadang memuat semua teks (Power Text) yang ada di buku dan menurut siswa yang ditayangkan bukan inti materi. (3) Kesulitan siswa terhadap materi yang disampaikan menggunakan media tayangan Power Pointterletak pada istilah sulit yang dicantumkan untuk menjelaskan inti materi. Selain itu teks yang ditayangkan belum benar-benar ringkasan inti materi. Keluhan siswa tentang kesulitan menggunakan media tayangan Power Pointyang dibuat oleh guru adalah tulisan yang banyak jika dipadukan dengan melihat layar LCD secara terus-menerus maka timbul rasa pusing dan tidak nyaman. (4) Solusi yang dilakukan adalah dengan menanyakan kepada guru tentang maksud dari teks yang tercantum di slide Power Point.(5) Kesan siswa terhadap media tayangan Power Pointyaitu meningkatkan minat dalam belajar karena siswa merasa senang tertarik dan tidak bosan.Saran siswa lebih ditekankan pada kreativitas guru dalam mengolah slide presentasi agar lebih variatif seperti diselipkan video konteks pembelajaran dan animasi.