Skripsi
Pengembangan video pembelajaran IPA materi pokok kalor untuk siswa kelas VII C di MTs Wahid Hasyim 2 Dau Malang / Ardiyanti Ulyana
Abstrak
ABSTRAK Ulyana Ardiyanti. 2016. Pengembangan Video Pembelajaran IPA Materi Pokok Kalor untuk Siswa kelas VII C di MTs Wahid Hasyim 2 Dau Malang. Skripsi Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. H. Zainul Abidin M.Pd (II) Arafah Husna S.Pd. M.Med.Kom. Kata Kunci Pengembangan Media Video Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Video pembelajaran adalah media audio-visiual yang menampilkan informasi dalam bentuk gambar bergerak yang mampu memperluas pengetahuan siswa untuk tercapainya tujuan pembelajaran. Dalam mempelajari mata pelajaran IPAsiswa kelas VII C di MTs Wahid Hasyim 2 Dau Malang siswa merasa kesulitan pada materi pokok Kalor siswa dituntut untuk memahami segala sesuatu yang berhubungan dengan materi pokok kalor namun materi pokok kalor masih bersifat abstrak sehingga siswa tidak dapat mencapai kompetensi yang diharapkan yang mana pada nilai ujian semester mata pelajaran IPA masih banyak yang nilainya dibawah rata-rata dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70. Oleh karena itu perlu dikembangkan media video yang mampu menyajikan konsep pembelajaran yang abstrak menjadi kongkrit dan pengalaman secara nyata baik yang sesungguhnya atau peran sehingga dapat memudahkan siswa dalam menguasai materi pembelajaran pada materi pokok Kalor. Tujuan dari pengembangan yaitu menghasilkan produk media video pembelajaran yang valid sebagai sumber belajar yang efektif dalam mata pelajaran IPAmateri pokok Kalor kelas VII C. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Sadiman. Peneliti memilih model Sadiman karena model ini dirancang untuk mengembangkan media pembelajaran berupa audio video dan film. Selain itu model pengemba-ngan ini sistematis dan sederhana sehingga mudah untuk dikontrol di setiap langkahnya. Adapun langkah-langkah yang dilakukan (1) identifikasi kebutuhan (2) perumusan tujuan (3) perumusan butir-butir materi (4) perumusan alat pengukur keberhasilan (5) penulisan naskah media (6) produksi (7) uji coba (8) revisi dan (9) media siap pakai.Subjek penelitian dalam validasi pengembangan ini yaitu siswa kelas VII C MTs Wahid Hasyim 2 Dau Malang. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari saran dari validator dan siswa sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar pre-test dan post-test. Video Pembelajaran ini divalidasi oleh 1 orang ahli media dan 1 orang ahli materi serta pada ujicoba perorangan sebanyak 3 orang uji coba kelompok kecil sebanyak 10 orang dan uji coba lapangan sebanyak 20 orang untuk mengetahui hasil belajar siswa oleh audiens sebanyak 33 orang. Setelah dilakukan analisis hasil data validasi video pembelajaran ini dinyatakan valid dengan hasil perhitungan ahli media didapatkan skor presentase sebesar 89 50% ahli materi sebesar 96 25% dari ujicoba perseorangan didapat skor presentase sebesar 90 47% dari ujicoba kelompok kecil didapat skor prosentase 91 60% dan ujicoba lapangan didapat skor presentase 91 10%. Hal ini menunjukan bahwa video pembelajaran ini dinyatakan valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Video Pembelajaran ini dinyatakan efektif hal ini terbukti dari skor tes hasil belajar jumlah siswa yang memenuhi KKM ( 8805 70) dari hasil belajar siswa menunjukan bahwa pada uji coba perseorangan terjadi peningkatan hasil belajar 100%. Pada uji coba kelompok kecil terjadi peningkatan hasil belajar 90%. Pada uji coba lapanganterjadi peningkatan hasil belajar 90 5%. Dengan demikian menurut kriteria kelayakan media yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Disarankan untuk pengembang selanjutnya dalam menggembangkan media video memperhatikan pemilihan gambar yang sesuai dengan materi jenis huruf pada caption agar mudah dibaca kualitas audio dan pemilihan musik penggiring yang tepat untuk siswa. Saran bagi guru mata pelajaran yaitu untuk kelancaran proses kegiatan pembelajaran menggunakan video pembelajaran sebaiknya guru betul-betulsudah mempersiapkan alat-alat pendukung yaitu dengan menyiapkan komputer/laptop yang memiliki fasilitas CD ROM dan dapat menyiapkan LCD proyektor serta membaca buku petunjuk pemanfaatan dengan cermat agar tidak menemui kendala dalam mengoperasikan video pembelajaran dan bagi siswahendaknya aktif dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh guru dalam pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.