UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Tingkah laku anak nakal ditinjau dari keutuhan keluarga dan suasana kehidupan beragama dalam keluarga pada siswa SMP Negeri di Kotamadya Surakarta / oleh Hadi Mulyono

Mulyono, Hadi - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Mulyono Nadi 1996. Tingkah laku Anak Nakal ditinjau dari Keutuhan keluaraa dan suasana kehidupan beragama dalam ke4larga. pada si_swa_ SNIP. Negeri Kodya Surakarta. Kata Kunci Anak Nakal Keluarga Agama Tinakah laku anak nakal adalah keadaan kenakalan anak (siswa) yang meliputi pelanggaran terhadap norma-norma sosial norma adat kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat dan pelanggaran-pelanggaran yang berlaku disekolah serta pelanggaran norma hukum. Dengan perkembandan teknologi era globalisasi dan arus informasi yang pesat sedikit banyak membawa dampak negatif pada generasi remaja kita dibalik itu dampak positifnyzpun JUOEt banyak. Dampak negatif yang tampak dilingkungan kita menjamurnya kenakalan remaja kita pada anak-anak siswa SMP. Berpijak dari hal itu pokok permasalahan yang diteliti adalah adanya pengaruh yang berarti antara 1. Keutuhan keluarga terhadap tingk.ah laku anak nakal 2. Suasana kehidupan beragama dalam keluarga terhadap tinakah laku anak nakal 7. Tingkatan kelas terhadap tingkah laku anak nakal. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perbedaan tingkah laku anak nakal antara siswa yang berasal dari latar belakang keluarga utuh dan tidak utuh dari latar suasana kehidupan beragama dalam keluarga dan dari berbagai latar tingkatan kelas dalam sekolahnya. Disamping itu jika ingin melihat adanya interaksi antara keutuhan keluarga. suasana kehidupan beragama dalam keluarga dan tingkatan kelas pada tingkah laku anak naka yang laku k e 1 u bed a dari kelu anta (4). suas laku kelu tiny Kota oran anak nakal.Berdasarkan kajian teori yang relevan hipotesis diaiukan adalah (1). Terdapat perbedaan tingkah anak nakal antara siswa yang berasal dari latar arga utuh dan keluarga tidak utuh.(2). Terdapat per-an tinakah laku anak nakal antara siswa yang berasal berbagai latar suasana kehidupan beragama dalam arga (3). Terdapat perbedaan tingkah laku anak nakal ra siswa yang berasal dari berbaaai tingkat ..kertS Terdapat interaksi antara keutuhan keluarga dan ana kehidupan beragama dalam keluarga pada tingkah anak nakal (5). Terdapat interaksi antara keutuhan arga suasana kehidupan beragama dalam keluarga dan katan kelas pada tingkah laku anak nakal. Populasi penelitian ini adalah siswa SMP Negeri a di Madya Surakarta sejumlah 27 SMP Negeri dengan 21.3f)0 g rriurid. Sedangkan sampel yang diteliti sejumlah 378 dengan proporsi 105 kla I (25%) 125 anak klas II ) dan 148 anak klas III (40%). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Multy Stage Proporsional Random Samplimg. Seluruh data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket /andiusun dalam bentuk skala penilaian Likert. Data yang terkumpul dianalisis dengan menqqunakan teknik analisis statistik dengan rumus Anava 3 jalur (Anava ABC). Hasil menunjukkan bahwa pada pembuktian hipotesis (1) Terbukti signifikan dengan F 35 895 dan p 0 000 sehingga terdapat perbedaan tingkah laku anak nakal antara siswa yang keadaan keluarganya utuh dengan yang tidak utuh. (2) Terbukti signifikan dengan F 51 922 dan p 0 bdquo 000 sehingga terdapat perbedaan tingkah laku anak nakal antara siswa yang keadaan keluarganya taat beragama denaan siswa yang keadaan keluarganya kurang tat beragama. (3) Terbukti signifikan dengan F 124 240 dan p 0 000 sehingga ada perbedaan tingkah laku anak antara siswa klas (4) Untuk hipotesis adanya interaksi antara keutuhan keluarga dan suasana kehidupan beragama dan tingkatan kelas tidak signifikan dengan TS 5 karena F 2 208 dan p 0 109. Namun kalau TS 10% dapat signifikan meskipun limit tetapi kalau dikonsultasikan dengan tabel F sudah signifikan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa masalah keluarga kaitannya dengan keutuhan keluarga dan suasana kehidupan beragama dalam keluarga yang semuanya itu dioperasionalkan dalam pendidikan keluarga mempunyai intensitas yang tinggi dalam menangani tingkah laku anak nakal atau kenakalan anak. Maka dari itu pendidikan keluarga sebagai satuan pendidikan luar sekolah perlu dimantapkan pelaksanaanya dan ditangani secara serius oleh semua pihak pelaksana PLS. Oranq 4 tua dalam melaksanakan perannya dalam pendidikan keluarga harus mau beroeganq pada faisafah pendidikan Ki Hjar Dewantoro Ind ngarso sung tulodho Ind madyo mangun karso Tut wuri handayani . Akhirnya untu praktisi pendidikan luar sekolah hendaknya dibuatkan pedoman praktis dalam pendidikan keluarga sehingga dapat diJadikan acuan bagi keluarga atau prang tua dalam melaksanakan pendidikan keluarga.


Informasi Detail
DDC
Rt 364.36 MUL t
Prodi
IKIP MALANG. PROGRAM PASCA SARJANA. BIDANG STUDI PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH,, 1997.
Deskripsi Fisik
xii, 179 lembar il., tab. 28 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00389/KI/97
Edisi
Tesis (Pascasarjana)-- IKIP MALANG, 1997
Subjek
1. KENAKALAN ANAK - TINGKAH LAKU
2. KENAKALAN ANAK - PENGARUH KELUARGA

Pembimbing
1. SOENARWAN, H, 2. IBNU, SIHADI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik