Skripsi
Peningkatan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 melalui permainan pot angka pada anak kelompok A di TK PKK Bandulan Kota Malang / Desy Dwi Kurniawati
Abstrak
ABSTRAK Kurniawati Desy Dwi. 2016. Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1-10 Melalui Permainan Pot Angka Pada Anak Kelompok A Di TK PKK Bandulan Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Tomas Iriyanto S.Pd (II) Eny Nur Aisyah S.Pd.I. M.Pd. Kata Kunci kemampuan kognitif permainan Pot Angka kelompok A. Kemampuan kognitif merupakan kemampuan menerima dan mengolah informasi. Salah satu konsep kemampuan kognitif pada anak 4-5 tahun adalah mengenal bilangan. Berdasarkan hasil observasi pada anak kelompok A di TK PKK Bandulan Malang diketahui bahwa kemampuan mengenal bilangan masih belum optimal seperti yang diharapkan. Hal ini yang diperkuat 23 8% atau 5 dari 21 anak masih belum menguasai konsep bilangan yang meliputi indikator (1) membilang dengan menunjuk benda 1-10 (2) menyebut urutan 1-10 (3) menghubungkan lambang bilangan dengan benda 1-10. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana penerapan permainan Pot Angka untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 pada anak kelompok A di TK PKK Bandulan Malang 2) Apakah ada peningkatan dalam kemampuan mengenal lambang bilangan 1-10 melalui permainan Pot Angka pada anak kelompok A di TK PKK Bandulan Malang . Penelitian menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) secara bersiklus. Pada setiap siklus meliputi perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan pedoman observasi dan dokumentasi foto. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian meliputi langkah penyajian data dan pemberian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Pot Angka dilaksanakan sangat baik oleh guru dan anak dengan langkah-langkahnya berlari zig-zag pada pot 1 2 3 dan mengurutkannya kemudian berjalan dan memasangkan angka 4 5 6 lalu menghitung kartu titik dan memasangkan pada 7 8 9 dan yang terakhir menyendokkan pasir sebanyak 10 sendok ke dalam pot yang sudah tertancapkan pohon. Kemampuan kognitif mengenal konsep bilangan pada pratindakan mencapai rata-rata 56 7 dan persentase 23 8% dengan kriteria kurang baik siklus I mencapai rata-rata 57 75 dan persentase 28 55% dengan kriteria kurang baik serta siklus II mencapai rata-rata 92 dan persentase 92 85% dengan kriteria sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan permainan Pot Angka yang dilakukan guru dan anak dengan sangat baik dapat meningkatkan kemampuan kognitif mengenal lambang bilangan anak kelompok A dengan baik. Disarankan pada guru kelompok A untuk menggunakan permainan Pot Angka ini sebagai upaya mengembangkan kemampuan kognitif yang lain.