UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kuat lekat tulangan bambu berulir kawat pada campuran beton normal / Mukhammad Habib

Habib, Mukhammad - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Habib Mukhammad. 2016. Kuat Lekat Tulangan Bambu Berulir Kawat pada Campuran Beton Normal. Skripsi Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM). Pembimbing (I) Dr. Nindyawati S.T. M.T. (II) Drs. Adjib Karjanto S.T. M.T. Kata Kunci tulangan bambu beton normal tegangan lekat. Tulangan baja merupakan bahan yang memerlukan proses lama untuk didaur ulang mulai dari biji besi hingga menjadi baja tulangan. Bambu diharapkan bisa menggantikan tulangan baja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin memiliki tempat tinggal yang layak dan murah. Salah satu persyaratan dalam konstruksi yaitu adanya lekatan (bond) antara tulangan dengan beton disekelilingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai tegangan lekat tulangan bambu petung polos tulangan bambu petung berulir kawat serta tulangan baja diameter 10 mm. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium yang dilakukan di Laboratorium Bahan dan Struktur Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini beton silinder dengan diameter 100 mm dan tinggi 200 mm. Jenis bambu yang digunakan adalah bambu petung berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 15 mm dan lebar 5 mm. Tulangan ditanam pada pusat beton silinder sedalam 150 mm. Dengan hasil pengujian diperoleh nilai tegangan lekat rerata beton dengan tulangan bambu petung polos adalah 0 095 MPa. Nilai tegangan lekat rerata tulangan bambu petung berulir kawat adalah 0 129 MPa. Nilai tegangan rerata tulangan baja polos berdiameter 10 mm adalah 0 304 MPa. Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan pemberian ulir kawat dapat meningkatkan nilai tegangan lekat 36 % dari nilai tegangan lekat tulangan bambu petung polos. Nilai tegangan lekat tulangan bambu petung berulir kawat mencapai 42 4 % dari nilai tegangan lekat tulangan baja polos diameter 10 mm.


Informasi Detail
DDC
Rs 624.18341 HAB k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Progam Studi Teknik Sipil, 2016.
Deskripsi Fisik
viii, 93 lembar : ill., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03516/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. BETON BERTULANG
2. REINFORCED CONCRETE

Pembimbing
1. Nindyawati; 2. Adjib Karjanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik