Skripsi
Pengembangan multimedia interaktif menggunakan siklus belajar 5E mata pelajaran biologi KD 2.2 kelas VIIIC SMPN 1 Bakung Kabupaten Blitar / Evi Ria Rahayu
Abstrak
ABSTRAK Rahayu Evi Ria. 2016. Pengembangan Multimedia Interaktif Menggunakan Siklus Belajar 5E MataPelajaran Biologi KD 2.2 Kelas VIIIC SMPN 1 Bakung Kabupaten Blitar. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Suarsini M.Ked. (II) Ir. Nugrahaningsih M.P. Kata Kunci Multimedia interaktif siklus belajar 5E matapelajaran biologi KD 2.2 Pembelajaran biologi yang ideal sulit terwujud apabila pendidik tidak melibatkan siswa dalam kegiatan belajar. Pembelajaran seperti ini kurang tepat karena hanya menekankan pada produk keilmuan saja. Diperlukan suatu komponen yang dapat membantu siswa dalam kegiatan belajar salah satunya menggunakan media pembelajaran. Berdasarkan wawancara kepada siswa kelas VIIIC SMPN 1 Bakung dinyatakan bahwa mereka jarang menggunakan media pembelajaran guru lebih mendominasi pembelajaran dan siswa menginginkan multimedia interaktif sebagai media pembelajaran terutama pembahasan pada materi yang sifatnya abstrak dan berhubungan dengan bioproses. Berkaitan dengan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif menggunakan aplikasi Macromedia Flash Profesional 8 pa matapelajaran biologi KD 2.2 (mendeskripsikan proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau) menggunakan siklus belajar 5E. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model penelitian ASSURE yang terdiri dari 6 tahap yakni tahap I Analyze learner characteristics tahap II State performance objectives tahap III Select methods media and materials utilize materials tahap IV Utilize Media and Materials tahap V Requires learner participation dan tahap VI Evaluation and revision. Data penelitian diperoleh dari penilaian ahli media ahli materi praktisi lapangan siswa (pengguna produk) kelas VIIIC SMPN 1 Bakung dan skor hasil pretest posttest untuk mengetahui tingkat kevalidan kepraktisan dan keefektifan multimedia interaktif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan soal pretest posttest. Hasil penelitian menunjukkan multimedia interaktif tergolong multimedia yang valid praktis dan efektif. Nilai kevalidan hasil validasi ahli media sebesar 89 23% ahli materi sebesar 91 42% praktisi lapangan sebesar 90%. Nilai kepraktisan sebesar 91 21% nilai keefektifan yaitu pada pertemuan 1 sebesar 70 04 (rata-rata pretest) menjadi 88 47 (rata-rata posttest) dan pada pertemuan 2 sebesar 60 (rata-rata pretest) menjadi 90 (rata-rata posttest). . . .