Skripsi
Karakteristik dekomposisi pembakaran sampah padat anorganik combustible sebagai alternatif bahan bakar pada variasi heating rate / Risa Asmarani
Abstrak
ABSTRAK Asmarani Risa. 2016. KarakteristikDekomposisiPembakaranSampahPadatAnorganik Combustible SebagaiAlternatifBahan BakarpadaVariasi Heating Rate. Skripsi JurusanTeknikMesin FakultasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sukarni S. T. M. T (II) Drs. H. Imam MudaNauri S. T. M. T Kata Kunci alternatifbahanbakar pembakaran sampahpadatanorganik combustible energiaktivasi Bahanbakarfosilsudahmenjadikebutuhanutamamasyarakatuntukmenunjangkebutuhanhidup. Namunketersediaannyasemakinmenipisdanbahayaemisi yang ditimbulkanbesar. Masalahsampahanorganik di Kota Malang masihbelumditanganidenganbaik. Hal initerbuktidengansemakinbanyaknyatumpukansampah ditempatpemrosesanakhir(TPA)danpengolahan yang tidakmenghasilkannilaiekonomi. Berdasarkanpermasalahantersebutmakapenelitiantentangpengolahansampahpadatanorganikcombustibledi kota Malang sebagaialternatifpenggantibahanbakarfosildilakukan. Denganpenelitianiniakandidapatpoladekomposisidannilaienergiaktivasi (Ea)sebagaidasaruntukperancanganreaktor yang tepat yang sesuaidengankarakteristiknya. Metodepenelitian yang digunakanadalaheksperimentaleksploratif. Penelitiandiawalidenganpengambilansampah di beberapatempatpenampungansementara (TPS)Kota Malang. Kemudiansampahdicuci dikeringkan dihaluskan ditimbangdandikemashinggasiapdiujikankeLaboratoriumSentral UM. Instrumenpengujianadalahalat TGA Linseis STA PT 1600. Analisis data menggunakanaplikasiLinseisdanOrigin. Selanjutnyadapatdihitungenergiaktivasinya. Hasil penelitian berupa grafik thermogavimetric(TG) dan derivativethermogravimetric(DTG).Terdapattigatahapdekomposisidimanatahappertamamerupakanhilangnyakadar air tahapkeduamerupakanpelepasanvolatilsedangkantahapketigaadalahdekomposisiabu. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwa pertama terjadi 3 tahapdekomposisipembakaranpadaheating rate 10 C/min. Penurunanmassapadatahap 2 sebanyak 83% dengankadarabu 1.1%. Lajupenurunanmassamaksimumtahap 2 adalah -0.09 %/s padatemperatur 350.6 C.Kedua terjadi 3 tahap dekomposisi pembakaran pada heating rate 15 C/min. Penurunan massa pada tahap 2 sebanyak 77% dengan kadar abu 4.8%. Laju penurunan massamaksimum tahap 2 adalah -0.16 %/s pada temperatur 351.4 C.Ketiga terjadi 3 tahap dekomposisi pembakaran pada heating rate 20 C/min. Penurunan massa pada tahap 2 sebanyak 73% dengan kadar abu 9.6%. Laju penurunan massa maksimumtahap 2 adalah -0.18 %/s pada temperatur 356.3 C.Keempat nilai energi aktivasi sebesar 47 kJ/mol menunjukkansampel mudah bereaksi.