Skripsi
Pembuatan dan karakterisasi adsorben silica-selulosa-surfaktan untuk adsorsi Cd2+ dengan keberadaan Pb2+ dan Cr3+ sebagai ion pengganggu / Dwi Ismiatul Fauziah
Abstrak
ABSTRAK Fauziah Dwi Ismiatul. 2016. Pembuatan dan Karakterisasi Adsorben Silika Selulosa-Surfaktan untuk Adsorpsi Cd2 dengan Keberadaan Pb2 dan Cr3 sebagai Ion Pengganggu Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Surjani Wonorahardjo Ph.D (II) Dr. Sc. Anugrah Ricky Wijaya M.Sc. Kata kunci Adsorpsi logam berat n-CTMABr sekam padi silika-selulosa-surfaktan. Telah dilakukan pembuatan adsorben silika-selulosa dan silika-selulosa-surfaktan. Adsorben yang dibuat digunakan untuk mengadsorpsi Cd2 Cr3 dan Pb2 . Tujuan penelitian adalah untuk (1) membuat dan mengkarakterisasi adsorben silika-selulosa-surfaktan (2) mengetahui adsorpsi Pb2 Cr3 dan Cd2 menggunakan metode KLT (fase diam berupa adsorben yang telah dibuat) dan Cd2 menggunakan metode batch (3) mengetahui pengaruh Cr3 dan Pb2 sebagai ion pengganggu terhadap adsorpsi Cd2 . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan di laboratorium Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu (1) pembuatan dan karakterisasi adsorben silika-selulosa dan silika-selulosa-surfaktan yang meliputi uji massa jenis uji kadar air uji kadar abu daya serap iod uji BET dan FT-IR (2) aplikasi adsorpsi Cd2 Cr3 dan Pb2 menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan adsorpsi Cd2 menggunakan metode batch. Plat KLT dibuat dengan cara meratakan adsorben yang telah ditambah aquades pada kaca preparat sedangkan metode batch dilakukan dengan waktu kontak selama 20 menit dengan massa adsorben yang sama (3) analisis pengaruh keberadaan Pb2 dan Cr3 sebagai ion pengganggu terhadap adsorpsi Cd2 menggunakan Atomic Absorption Spektrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) silika-selulosa-surfaktan memiliki massa jenis kadar air kadar abu dan daya serap iod yang lebih besar dari silika-selulosa namun hasil analisis BET menunjukkan bahwa luas permukaannya lebih kecil dari silika-selulosa uji FT-IR menunjukkan adanya pita serapan dari gugus N-CH3 yang merupakan gugus yang khas pada surfaktan n-CTMABr (2) Pb2 Cr3 dan Cd2 tidak terelusi pada plat KLT dan metode adsorpsi batch menunjukkan persen adsorpsi Cd2 pada adsorben silika-selulosa-surfaktan lebih besar dari adsorben silika-selulosa (3) keberadaan Pb2 dan Cr3 menurunkan keterserapan Cd2 pada adsorben.