UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan antara beban kerja fisik dan beban kerja mental berbasis ergonomi terhadap tingkat kejenuhan kerja pada karyawan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Surabaya Gempol / Moch. Zulfiqar Afifuddin Rizqiansyah

Rizqiansyah, Moch. Zulfiqar Afifuddin - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Rizqiansyah Moch. Zulfiqar Afifuddin. 2016. Hubungan Antara Beban Kerja Fisik dan Beban Kerja Mental Berbasis Ergonomi terhadap Tingkat Kejenuhan Kerja pada Karyawan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Surabaya Gempol. Pembimbing (I) Prof. Dr. Fattah Hanurawan M.Si. M.Ed. (II) Ninik Setiyowati S.Psi. M.Psi. Kata Kunci beban kerja fisik beban kerja mental ergonomi kejenuhan kerja (burnout) Kejenuhan kerja (burnout) dapat diketahui oleh adanya kelelahan fisik mental dan emosional serta rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri. Salah satu indikator penyebab timbulnya kejenuhan kerja (burnout) adalah beban kerja fisik maupun beban kerja mental. Beban kerja fisik maupun beban kerja mental sangat erat kaitannya dengan kajian ergonomi. Dari sudut pandang ergonomi beban kerja fisik masuk dalam dimensi ergonomi fisik sedangkan beban kerja mental masuk dalam dimensi ergonomi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional dengan tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara variabel bebas yaitu Beban Kerja Fisik berbasis ergonomi (X1) dan Beban Kerja Mental berbasis ergonomi (X2) dengan variabel terikat yaitu Kejenuhan Kerja (Burnout) (Y). Populasi penelitian adalah 70 karyawan staf non operasional PT Jasa Marga (Persero) Tbk cabang Surabaya Gempol. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel karyawan staf non operasional PT Jasa Marga (Persero) Tbk cabang Surabaya Gempol sebanyak 30 orang. Pengumpulan data penelitian untuk variabel beban kerja fisik berbasis ergonomi menggunakan perhitungan cardiovasculair load (%CVL) dengan metode 10 denyut sedangkan untuk variabel beban kerja mental berbasis ergonomi menggunakan kuesioner NASA TLX dan variabel kejenuhan kerja (burnout) menggunakan kuesioner Maslach Burnout Inventory-General Survey (MBI-GS). Analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis statistik korelasional dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh koefisien korelasi tidak signifikan sehingga hipotesis penelitian ditolak dengan uraian sebagai berikut (1) signifikansi antara X1 dan Y sebesar 0 896 (2) signifikansi antara X2 dan Y sebesar -0 130 dan (3) signifikansi regresi antara X1 X2 dan Y sebesar 0 728. Kesimpulan hasil penelitian yaitu beban kerja fisik dan beban kerja tidak cukup kuat untuk memprediksi terjadinya kejenuhan kerja (burnout) pada karyawan sehingga dimungkinkan banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya kejenuhan kerja (burnout).


Informasi Detail
DDC
Rs 658.314 RIZ h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2016.
Deskripsi Fisik
x, 89 halaman + [57 lembar], ill., tab:30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03734/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. KARYAWAN, KINERJA
2. EMPLOYEES, PRODUCTIVITY

Pembimbing
1. Fattah Hanurawan; 2. Ninik Setyowati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik