Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran avometer untuk mata pelajaran produktif alat ukur elektronik bagi siswa kelas X program keahlian teknik kendaraan ringan di SMKN 11 Malang / Caesar Hidayah
Abstrak
ABSTRAK Hidayah Caesar. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Avometer Untuk Mata Pelajaran Produktif Alat Ukur Elekronik Bagi Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 11 Malang. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Partono M.Pd. (II) Drs. Imam Muda Nauri S.T. M.T. Kata Kunci pengembangan komponen modul alat ukur avometer. Penggunaan modul pembelajaran masih sedikit diminati oleh siswa di sekolah menengah kejuruan dikarenakan pembelajaran yang dilakukan sudah banyak menggunakan media pembelajaran berupa Online. Namun dalam melakukan pengembangan modul ini ada beberapa komponen modul ada didalamnya diantaranya meliputi (1) tujuan pembelajaran (2) kerangka isi pembelajaran (3) petunjuk penggunaan modul (4) prasyarat (5) gambar atau ilustrasi (6) bahan pembelajaran (7) Rangkuman dan (8) Soal Latihan. Penelitian dan pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran avometer yang sesuai dan dapat dengan mudah digunakan oleh siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 11 Malang. Model penelitian pengembangan ini diadaptasi dari model 10 langkah penelitian Sugiyono (2015). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner dan tes. Kuesioner diisi oleh ujicoba kelompok kecil sampel penelitian berjumlah 30 siswa berupa data hasil penilaian siswa terhadap modul pembelajaran avometer. Sedangkan tes yang dilakukan berupa pre tes dan post tes serta tes praktikum siswa terkait dengan modul pembelajaran avometer berjumlah 57 siswa terdiri dari 28 siswa kelas X TKR 1 dan 29 siswa kelas X TKR 2. Jenis data yang diperoleh adalah data kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui kevalidan modul dan pengaruh modul terhadap hasil belajar siswa. Hasil analisis data validasi ahli materi menunjukkan skor 94 2 % validasi ahli media menunjukkan skor 95 %. Kemudian dari hasil analisis data nilai siswa terdapat perbedaan signifikan antara nilai sebelum adanya modul dan sesudah adanya modul dibuktikan dengan pre tes dan post tes. Nilai pre tes siswa kelas X TKR 1 71 4% dari keseluruhan siswa dikelas mendapatkan klasifikasi nilai C (Cukup) dan setelah dilakukan post tes nilai siswa tersebut naik menjadi 92 9% mendapatkan klasifikasi nilai B (Baik). Nilai pre tes siswa kelas X TKR 2 79 3% dari keseluruhan siswa dikelas mendapatkan klasifikasi nilai C (Cukup) dan setelah dilakukan post tes nilai siswa tersebut naik menjadi 96 6% mendapatkan klasifikasi nilai B (Baik) Kesimpulan dari penilaian keseluruhan modul pembelajaran yang dikembangkan adalah valid dan layak digunakan dan dapat mempengaruhi nilai siswa secara signifikan.