UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis wacana kritis: representasi perempuan dalam buku teks sejarah Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 kelas X, XI dan XII Sekolah Menengah Atas / Agiasti Maulidya Briliani

Briliani, Agiasti Maulidya - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Briliani A.M. 2016. Analisis Wacana Kritis Representasi Perempuan dalam Buku Teks Sejarah Indonesia Berdasarkan Kurikulum 2013 Kelas X XI dan XII Sekolah Menengah Atas. Jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Yuliati M.Hum (II) Drs. Kasimanuddin Ismain M.Pd. Kata Kunci Analisis Wacana Kritis (AWK) Model Sara Mills Representasi Perempuan dan Buku Teks Sejarah Analisis Wacana Kritis (AWK) digunakan untuk menguraikan realitas sosial yang ada pada media sebab media memiliki tujuan tertentu ketika dibaca dan ditampilkan pada khalayak. Analisis Wacana Kritis memiliki berbagai model untuk melihat realitas sosial tersebut salah satunya ialah model Sara Mills. Pusat pemikiran dari Sara Mills yaitu melihat bagaimana posisi perempuan dan posisi penulis-pembaca dalam media. Media yang digunakan dalam penelitian ini ialah buku teks kelas X XI dan XII Sekolah Menengah Atas berdasarkan Kurikulum 2013 sebab Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang terakhir dan akan dijadikan acuan bagi pemerintah sehingga buku teks yang diteliti ini akan digunakan untuk kedepannya. Berkaitan dengan itu diperlukan adanya penelitian untuk melihat posisi perempuan (posisi subjek-objek) serta melihat posisi penulis-pembaca dalam buku teks. Penelitian ini menggunakanpendekatankualitatif jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa posisi perempuan dalam buku teks tergambar sebanyak 49 temuan dengan posisi perempuan sebagai subjek sebanyak 31 temuan atau 63 27% dan posisi perempuan sebagai objek sebanyak 18 temuan dengan prosentase 36 73%. Posisi subjek perempuan didominasi oleh kesetaraan gender yang terjadi pada perempuan dalam bidang politik dengan temuan sebanyak 16 temuan atau sekitar 51 61%. Posisi objek pada perempuan terdapat dua bentuk ketidakadilan gender terhadap perempuan yaitu stereotip (pelabelan negatif) dan kekerasan (violance) masing-masing terdapat 8 temuan dengan prosentase 44 44% serta terdapat 2 temuan diskriminasi perempuan. Posisi penulis-pembaca berdasarkan hasil penelitian ini pembaca disapa secara tidak langsung melalui penyebutan nama asli tokoh serta kode budaya melalui kata menurut prasasti dan kitab. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam buku teks posisi subjek yang mendominasi adalah kesetaraan gender. Posisi pembaca disapa secara tidak langsung diberikan informasi oleh penulis. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi penulis buku teks untuk lebih menjelaskan lagi bagaimana perempuan dalam sejarah sedangkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian sejenis dalam media lainya.


Informasi Detail
DDC
Rs 959.8082071 BRI a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2016.
Deskripsi Fisik
ix, 203 lembar : ill., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03704/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. SEJARAH INDONESIA - WANITA - KURIKULUM
2. HISTORY - WOMEN - CURRICULLA

Pembimbing
1. Yuliati; 2. Kasimanuddin Ismain
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik