Skripsi
Pengaruh gaya belajar dan tempat tinggal siswa terhadap hasil ulangan kognitif akhir semester gasal sejarah kelas X Putri MA Tarbiyatut Tholabah Lamongan / Anis Sholihatin
Abstrak
ABSTRAK Sholihatin Anis. 2016. Pengaruh Gaya BelajardanTempatTinggalSiswaTerhadapHasilUlangan KognitifAkhir Semester GasalSejarahKelas X MATarbiyatutTholabahLamongan. Sripsi JurusanSejarah FakultasIlmuSosial UniversitasNegeri Malang Pembimbing (1) Drs. I WayanLegawa M.Si. (II) NajibJauhari S.Pd. M.Hum. Kata Kunci Gaya Belajar TempatTinggal HasilBelajar MA TarbiyatutTholabah Gaya Belajarmerupakancarabelajarsiswadalammemahami mengolahdanmenerimainformasi. Gaya belajarterdiridarigayabelajar visual auditorialdankinestetik. Dari ketigagayabelajartidaksemuasiswadapatmenguasaiketigagayabelajar pastiadasalahsatugayabelajar yang dikuasaidalambelajar. Jikasiswadapatmengetahuidanmenguasaiiatermasukdalamtipegayabelajar yang mana makaakanmemudahkansiswadalambelajardanmendapatkanhasilbelajar yang baik. Tempattinggaladalahsalahsatufaktor yang dapatmempengaruhihasilbelajar.Jikadalamtempattinggalsiswadapatmendukung proses belajarmakasiswaakansemangatdalambelajar tetapijikatempattinggalsiswatidakmendukungsiswadalambelajarmakasemangatbelajarsiswajugaakanmenurunsehinggaberdampakpadahasilbelajarsiswa. Dalamtempattinggalinipenelitimembagidalamduatempattinggal yaitupadasiswa yang tinggal di pondokpesantrendansiswa yang tinggal di rumah. Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalah (1) Apakahgayabelajarmempengaruhihasilulanganakhirkognitif semester gasalsiswakelas X putri MA TarbiyatutTholabah. (2) Apakahtempattingalmempengaruhihasilulanganakhirkognitif semester gasalsiswakelas X putri MA TarbiyatutTholabahpadapelajaransejarah(3) Apakahperbedaangayabelajardantempattinggalsama-samamempengaruhihasilulanganakhirkognitif semester akhirsiswakelas X MA TarbiyatutTholabahpadapelajaransejarah. Penelitianinidilakukanmenggunakanpendekatankuantitatifdenganpenelitiankorelasi.Populasidalampenelitianinisebanyak 121 siswa sehinggadiambilsampel 60 siswa.32 siswatinggal di pondokpesantrendan 28 siswatinggal di rumah.Pengambilansampelinimenggunakanpurposive sampling.Untukpengambilanrespondenpenelitimengambildengancara random sampling secaraacak. Pengumpulan data inimenggunakanangketdannilairaportsiswapadaulanganakhirkognitifsemstergasalkelasX MA TarbiyatutTholabah Berdasarkanhasilpenelitianmenunjukangayabelajarmempunyaipengaruhterhadaphasilbelajardengan t hitung (1 723) lebihbesardari t tabel (1 672). Padavariabeltempattinggaltidakberpengaruhterhadaphasilbelajar diketahuidari t hitung (0 497) lebihkecildari t tabel (1 672).Keduavariabelbebasinitidaksecarabersama-samamempengaruhihasilbelajar.Padagayabelajarmempunyaipengaruhsebesar 0 06atau 6% sedangkantempattinggaltidakmemilikipengaruhterhadaphasilbelajar. Sisanyayaitu 94% dipengaruhiolehvariabellain yang tidakadadalampenelitian. Saran untuk guru guruharus mengetahui bagaimana gaya belajar siswa apakah siswa termasuk dalam gaya belajar visual auditorial atau kinestetik. Dengan mengetahui gaya belajar siswa guru dapat memahami apa yang harus dilakukan dalam mengajar siswa dan siswa juga dapat belajar dengan baik. Untuk orang tua sebaiknya memberikan pengawasan kepada anaknya baik anaknya tinggal di pondok pesantren maupun belajar di rumah.