Skripsi
Perbandingan kekuatan tarik pada sambungan profil siku dengan menggunakan sambungan baut dan sambungan las / Alif Widyanata
Abstrak
ABSTRAK Widyanata Alif. 2016. PerbandinganKekuatan Tarik PadaSambunganProfilSikuDenganMenggunakanSambunganBaut Dan Sambungan Las. Program Studi S1 TeknikSipilFakultasTeknikUniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Drs. AdjibKarjanto S.T. M.T. (II) Drs. Ir. Sudomo M.M.T. Kata Kunci Baja ProfilSikuSama kaki SambunganBaut Sambungan Las Kekuatan Tarik. Profilsikudalamkonstruksirangkabajadigunakansebagairangkakuda-kudaatap pengakurangkabatang elemenikatangin danmenarakabellistrik. Profilinidinyatakandengantanda L dimanaterdapattigabilangan yang menunjukkantinggi lebar dantebalprofil. Dalam SNI 07-2054-2006 tentangbajaprofilsikusama kaki standarukuranpenampangdinyatakandalamsatuan millimeter danmenggunakanpenamaanuntuksetiapukuranprofilnya. Struktur yang tersusundaribeberapaprofilbajamembutuhkanalatpenyambungsebagaipengikat (fastener) untukmenyatukanelemen-elemenprofilbajamenjadisuatukesatuanbentukkonstruksi. Sambunganbautdandansambungan las merupakanjenisalatsambung yang umumdigunakandalamkonstruksibaja. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuikekuatantarikmaksimumsertajeniskerusakanpadasambunganbautdansambungan las padabajaprofilsiku. DesainpermodelansambunganmenggunakanmetodeLRFD(Load Resistance and Factor Design) berdasarkan SNI 03-1729-2002 dan SNI 1729-2015. Dari hasilujipendahuluandiperolehujitarikbautsebesar 472.82 MPa ujitarik las sebesar 594.51 MPa danujikarakteristikkekuatanbajaprofilsikusebesar 593.66 MPa. Pengujiantarik model sambungandilakukandenganpemberianbebansecarabertahappadapembacaandial gauge setiap 1 mm sampaibendaujimenerimabebanmaksimum. Kekuatantarikmaksimum rata-rata padasambunganbautsebesar 13.03 ton dansambungan las sebesar 12.48 ton. Kekuatantarikmaksimumsambunganbautlebihbesar 4.41% daripadasambungan Las. Pertambahanpanjangsambunganbautpadasaatbebanmaksimumsebesar 18.7 mm dansambungan las sebesar 13.3 mm menunjukkanbahwasambungan las memilikistruktur yang lebihkakudaripadasambunganbautdilihatdaripertambahanpanjangnya. Dari hasilpenelitiandapatdisimpulkanbahwasambunganbautlebihefektifditerapkanpadasambunganbajaprofilsiku. Jeniskerusakanpada model sambungansebagianbesarterjadipadapenampangprofilsiku yang mengalamiputusataupatahtumpu. Bautpada model sambunganmengalamidistorsi yaitubautmengalamirotasiataukemiringandarisumbuawal. Padasambungan las terjadikeretakanpadapertemuanpenampangprofilsiku