Skripsi
Penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) melalui lesson study untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, karakter dan hasil belajar siswa kelas X-MIA 2 di SMAN 9 Malang / Silvanie Giyanatta
Abstrak
ABSTRAK Giyanatta Silvanie. 2016. Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Karakter dan Hasil Belajar Siswa Kelas X-MIA 2 SMAN 9 Malang. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dra. Herawati Susilo M.Sc.Ph.D. (II) Dr. Hj. Sri Endah Indriwati M.Pd. Kata Kunci Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) kemampuan berpikir kritis karakter hasil belajar Dalam era globalisasi saat ini peningkatan mutu pendidikan sangatlah penting. Kondisi demikian akan membawa setiap individu harus memiliki kemampuan yang tinggi di berbagai bidang sehingga mampu untuk menghadapi segala tantangan yang akan datang. Pendidikan pada masa sekarang juga menunjukkan adanya upaya untuk kembali meningkatkan karakter siswa. Pada kenyataannya pembelajaran di kelas X-MIA 2 SMAN 9 Malang menunjukkan bahwa rasa ingin tahu siswa rendah karena hanya ada satu atau dua siswa saja yang bertanya saat kegiatan diskusi. Pertanyaan dan jawaban siswa saat diskusi juga tergolong tingkat kognitif rendah tidak melibatkan proses kognitif dan hasil dari berpikir reflektif terhadap permasalahan. Siswa masih menyontek saat ulangan tidak jujur ketika memecahkan kaca benda saat pengamatan tidak menghargai tugas yang diberikan sehingga dampaknya ialah keterlambatan dalam pengumpulan tugas kedisiplinan siswa rendah. Hal tersebutlah yang membuat hanya 4% siswa saja yang mendapat nilai diatas KKM pada saat Ujian Akhir Semester. Walaupun demikian kenyataannya guru tidak pernah melakukan Lesson study untuk mengupayakan perbaikan pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) melalui LS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis karakter dan hasil belajar siswa kelas X-MIA 2 SMAN 9 Malang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yakni (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan (4) refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi angket jurnal belajar dan tes. Data yang dianalisis berupa (1) keterlaksanaan PBM melalui LS melalui lembar observasi dan lembar monitoring tahapan LS (2) kemampuan berpikir kritis siswa melalui tes (3) karakter siswa melalui lembar observasi dan angket serta jurnal belajar (4) hasil belajar siswa melalui tes untuk aspek kognitif dan melalui lembar observasi untuk aspek psikomotorik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PBM terbukti dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa karakter dan hasil belajar. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dari siklus 1 ke 2 sebesar 12 33% peningkatan karakter rasa ingin tahu jujur menghargai disiplin dan tanggungjawab menunjukkan rerata sebesar 5 81% sedangkan hasil belajar kognitif meningkat sebesar 4 28% dan hasil belajar psikomotorik meningkat sebesar 10 85%. Berdasarkan paparan data di atas hasil penelitian dan pembahasan guru penerapan PBM melalui LS diharapkan dapat memberikan kontribusi baik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis karakter dan hasil belajar siswa seterusnya.