UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Uji mutu siomay jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan kecambah kedelai (Glycine max (L.) Merill) untuk ibu hamil / Lusi Nurul Lita

Lita, Lusi Nurul - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Lita Lusi Nurul. 2016. Uji Mutu Siomay Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Kecambah Kedelai (Glycine max (L.) Merill) untuk Ibu Hamil. Skripsi Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. (I) Dr. Dra. Mazarina Devi M.Si. (II) Dr. Dra. Titi Mutiara Kiranawati M.P. Kata Kunci siomay jamur tiram kecambah kedelai anemia ibu hamil Anemia yang lazim dialami ibu hamil adalah anemia gizi besi. Peningkatan asupan gizi besi protein dan asam folat dapat berasal dari jajanan seperti siomay yang dimodifikasi dengan bahan lokal yaitu jamur tiram dan kecambah kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan proksimat kandungan gizi besi (Fe) kandungan asam folat (B9) tingkat kekenyalan uji hedonik (warna rasa dan tekstur) serta formula terbaik siomay jamur tiram dan kecambah kedelai. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yang berbeda dan dua kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way ANOVA (Analysis of Variance) yang dilanjutkan dengan uji Duncan s. Perlakuan terbaik ditentukan menggunakan metode indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan formulasi jamur tiram kecambah kedelai berpengaruh terhadap kandungan proksimat kandungan gizi besi (Fe) kandungan asam folat tingkat kekenyalan dan uji kesukaan. Formula terbaik yang diperoleh yaitu pada formula 60% jamur tiram 40% kecambah kedelai. Kandungan proksimat yang diperoleh yaitu kadar protein 6 29% kadar lemak 3 76% kadar serat 7 53% kadar air 55 55% dan kadar abu 3 24%. Kadar Fe 2 84 mg kadar asam folat 52 63 g dan tingkat kekenyalan 2 40 mm. Tingkat kesukaan warna dengan skor 4 04 tingkat kesukaan rasa dengan skor 4 27 serta tingkat kesukaaan terhadap tekstur dengan skor 4 08. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin banyak jamur tiram yang ditambahkan kadar protein dan lemak semakin tinggi serta semakin kenyal. Semakin banyak kecambah kedelai yang ditambahkan dari jamur tiram semakin tinggi kadar serat air abu Fe dan asam folat. Formulasi 60% jamur tiram 40% kecambah kedelai memiliki nilai tertinggi dari uji hedonik dan merupakan formula terbaik siomay jamur tiram dan kecambah kedelai.


Informasi Detail
DDC
Rs 641.358 LIT u
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Tata Boga, 2016.
Deskripsi Fisik
xi, 129 lembar : ill., tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
04063/KI/16
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. JAMUR TIRAM - NUTRISI
2. MUSHROOM - NUTRITIVE VALUE

Pembimbing
1. Mazarina Devi; 2. Titi Mutiara Kiranawati
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik