Tugas Akhir
Pembuatan busana avant garde dengan hiasan aplikasi tiga dimensi / Hanimul chotun
Abstrak
ABSTRAK Chotun Hanimul. 2016. Pembuatan Busana Avant Garde dengan Hiasan Aplikasi Tiga Dimensi. Tugas Akhir Jurusan Teknologi Industri Program Study Diploma III Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Agus Hery Supadmi Irianti M.Pd. (II) Dra. Idah Hadijah M.Pd Kata Kunci Busana Avant Garde Hiasan Aplikasi Tiga Dimensi Busana Avant Garde merupakan wujud dari inovasi dan inspirasi yang direalisasikan ke dalam bentuk karya busana.Adapun inspirasi utama busana avant garde ini adalah gunung bromo yang termasuk salah satu keindahan alam yang dimiliki suku Tengger Jawa. Gunung bromo dipilih karena bentuknya yang cukup unik dengan tekstur guratan-guratan yang memberikan nilai seni tersendiri. Dalam penerapannya gunung bromo diwujudkan dalam bentuk hiasan aplikasi tiga dimensi yakni bentuk yang memiliki ruang dan bervolume. Adapun tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini adalah (1) memberikan penjelasan tentang busana avant garde (2) memberikan penjelasan tentang hiasan aplikasi tiga dimensi dan (3) memberikan penjelasan tentang pembuatan busana avant garde dengan hiasan aplikasi tiga dimensi. Hasil jadi busana avant garde sesuai dengan desain yang telah dirancang sebelumnya penulis mengembangkan bentuk hiasan aplikasi yang semula hanya berupa potongan kain menjadi bentuk tiga dimensi akan tetapi terdapat beberapa kekurangan dalam proses pembuatan busana yaitu (1) pada hiasan aplikasi tiga dimensi efek guratan-guratan tidak terlihat jelas (2) benang senar yang digunakan untuk membuat lipit masih tampak dari luar (3) pada proses pembuatan busana avant garde melalui dua tahap pembuatan draft yang menyebabkan waktu produksi tidak efektif dan (4) dalam proses pressing akhir cape blazer mengalami kesulitan sebab bentuk hiasan aplikasi yang bervolume dan berlipit serta dijahit paten sehingga hasil pressing tidak bisa maksimal. Saran yang dapat disampaikan dalam proses pembuatan busana avant garde ialah (1) pada proses pressing bahan kain keras (trubenais) untuk hiasan aplikasi tiga dimensi diusahakan merekat sempurna agar efek guratan-guratan terlihat lebih jelas (2) benang senar yang digunakan untuk membuat lipit hiasan aplikasi tiga dimensi sebaiknya lebih diposisikan kedalam sehingga benang tidak akan tampak dari luar (3) pada proses pembuatan draft sebaiknya sudah dalam bentuk jadi busana avant garde tanpa harus membuat draft basic terlebih dahulu agar tidak memperlambat proses produksi busana dan (4) pada proses pressing akhir cape blazer harus dilakukan dengan menggunakan setrika uap hal ini dikarenakan bentuk hiasan yang bervolume dan memiliki lipit yang dijahit paten.