Skripsi
Pengembangan pembelajaran materi bola besar menggunakan e-learning berbasis moodle untuk kelas XI SMAN 10 Malang / Heri Riki Rianto
Abstrak
ABSTRAK Rianto Heri Riki. 2016. Pengembangan PembelajaranMateri Bola Besar menggunakan E-learning Berbasis Moodle untuk Kelas XI SMAN 10 Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. M.E Winarno M.Pd. (II) Usman Wahyudi S.Pd. M.Pd. Kata Kunci pengembangan e-learning moodle materi bola besar Permainan bola besar adalah salah satu materi mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA/SMK sederajat pada kurikulum 2013. Berdasarkan hasil analisis kebuthan disekolah diketahui bahwa pengetahuan siswa terhadap materi bola besarsangat kurang. Hal ini disebabkan oleh seluruh proses pembelajaran dilakukan dilapangan dan kurangnya media yang digunakan dalam pembelajaran di SMAN 10 Malang. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengembangkan pembelajaran materi bola besar menggunakan e-learning berbasis moodle untuk kelas XI SMAN 10 Malang. E-Learning merupakan sistem pembelajaran yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet atau media jaringan komputer lain. Moodle merupakan media yang dapat diaplikasikan dalam bentuk e-learning (pembelajaran secara elektronik) atau distance learning(pembelajaran jarak jauh) di luar kelas formal. Berdasarkan masalah dan alternatif di atas maka pengembangan aplikasi e-learning berbasis moodle pada materi bola besar merupakan pilihan yang tepat. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalahResearch Developmentdari Borg and Gall. Aplikasi e-learning berbasis moodle pada materi bola besar telah diuji validitas dan kelayakannya pada April-Mei 2016. Uji validitas dilakukan oleh 2 ahli materi dengan skor persentase rata-rata kemudahan 90 5% dan ketepatan 90 33% 1 ahli pembelajaran dengan skor persentase strategi 91 66% dan ketepatan 85% serta 1 ahli media dengan skor persentase 95 76%. Uji kelayakan produk dilaksanakan 2 kali uji coba yaitu uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Dari hasil uji kelompok kecil pada 15 siswa dari SMAN 10 Malang diperoleh skor presentase rata-rata kemudahan 82% kejelasan 88% dan kemenarikan 81%. Dari hasil uji kelompok pada 30 siswa dari SMAN 10 Malang diperoleh skor presentase rata-rata kemudahan 88% kejelasan 87% dan kemenarikan 87%. Dari hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak digunakan untuk kelas XI SMAN 10 malang. Bagi peneliti lain untuk pengembangkan produk lebih lanjut bisa menambahkan materi-materi lain menambah fitur-fitur di dalamnya dan juga menambah mata pelajaran lain sehingga produk yang dihasilkan lebih komprehensif.Bahan ajar yang dikembangakan tidak fokus pada mata pelajaran PJOK namun dapat dikembangkan dengan menambah mata pelajaran selainPJOK sehingga pemanfaatan media e-learning ini lebih bermanfaat sebagai sarana pembelajaran untuk guru maupun siswa.