Skripsi
Pengaruh latihan plyometric skipping dan split jump terhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter untuk peserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen / Riza Thoyibatul Ummah
Abstrak
ABSTRAK Ummah Riza Thoyibatul. 2016. Pengaruh Latihan Plyometric Skipping dan Split Jump terhadap Kecepatan Lari Sprint 60 Meter untukPeserta Ekstrakurikuler Atletik Usia 15-17 Tahun di SMAN 1 Turen. Skripsi Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Slamet Raharjo S.Pd. M.Or. (II) Dr. Sapto Adi M.Kes Kata kunci latihanplyometric skippingdan split jump kecepatan lari sprint Latihan plyometric skipping dan split jumpdibutuhkan untuk lari sprint 60 meter karena kekuatan dan kelincahan otot sangat diperlukan oleh seorang sprinter pada saat start jongkok (start block) untuk menjaga keseimbangan tubuh saat akan lari sprint.Kelincahan merupakan salah satu komponen dalam menunjang kecepatan gerak saat lari sprint. Melalui latihan plyometric skipping dan split jump seorang sprinter akan semakin lentuk tubuhnya sehingga secara otomatis akan lincah dan akan berpengaruh pada kecepatan lari sprint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan plyometric skipping dan split jump berpengaruhterhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter untuk peserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen. Untuk mengetahui latihan konvensional berpengaruh terhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter untuk peserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen. Untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan plyometric skipping dan split jump dengan latihan konvensionalterhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter pada peserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen. Rancangan penelitian ini adalah the randomized pre test- post test control group the same subject design. Pembagian kelompok dilakukan dengan cara ordinal pairing matching dengan 2 kelompok yaitu kelompok eksperimenlatihan plyometric skipping dan split jump dan kelompok konvensional sebagai pembanding. Ruang lingkup penelitian adalah SMAN 1 Turen. Kurun waktu penelitian adalah 2 bulan. Dari hasil penelitian menunjukkan uji ANOVAbahwa Sig. 4 20 Ftabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam kelompok eksperimen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan plyometric skipping dan split jump berpengaruhterhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter untuk peserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen.Terdapat pengaruh latihan konvensional terhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter untuk peserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen.Terdapat perbedaan pengaruh latihan plyometric skipping dan split jump dengan latihan konvensionalterhadap hasil kecepatan lari sprint 60 meter untukpeserta ekstrakurikuler atletik usia 15-17 tahun di SMAN 1 Turen.